Harga Sembako di Banyumas Merangkak Naik! Beras, Cabai, dan Telur Kompak Bikin Dompet Warga Panas
- pexel @Mark Stebnicki
Harga sembako di Banyumas pada 9 Oktober 2025 melonjak signifikan: beras IR-64, cabai, bawang, telur naik; daging dan gula juga terpengaruh
Viva, Banyumas - Pada Kamis pagi, 9 Oktober 2025, sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali mencatat kenaikan harga dibanding hari sebelumnya. Data ini diperoleh dari aplikasi Sigaokmas — sistem resmi milik Pemkab Banyumas yang memantau harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional se-Banyumas.
Kenaikan Harga Utama Beberapa komoditas yang paling mencolok kenaikannya adalah beras, cabai, bawang, dan telur ayam.
Untuk beras IR 64 biasa, harganya naik 0,85%, dari Rp 13.717 menjadi Rp 13.833 per kg.
Varian beras IR 64 super melonjak dari Rp 14.912 ke Rp 15.500 per kg. Beras Bulog SPHP medium juga naik dari Rp 12.321 ke Rp 12.357 per kg.
Beras premium bermerek melonjak tipis menjadi Rp 16.200 per kg. Sementara itu, cabai merah besar melesat dari Rp 50.806 menjadi Rp 56.111 per kg.
Cabai keriting dari Rp 54.891 ke Rp 56.300, dan cabai rawit merah naik dari Rp 34.304 ke Rp 34.867 per kg. Cabai rawit hijau juga naik menjadi Rp 27.167 dari Rp 26.022.
Untuk bawang:
bawang merah dari Rp 36.435 → Rp 37.067 per kg,
bawang putih kating dari Rp 34.932 → Rp 35.214, bawang putih honan dari Rp 32.833 → Rp 33.773, dan
bawang bombai dari Rp 34.136 → Rp 35.071.
Harga telur ayam ras turut terdongkrak dari Rp 28.205 menjadi Rp 28.464 per kg.
Gula pasir curah juga naik menjadi Rp 17.300 dari Rp 17.130.
Di sisi lain, minyak goreng sedikit menurun:
minyak curah ada di Rp 18.368 per liter, minyak kemasan sederhana Rp 17.545, dan Minyakita Rp 16.723.
Sedangkan harga daging ayam tetap tinggi di kisaran Rp 37.600 per kg, dan daging sapi di antara Rp 105.556 hingga Rp 137.857 per kg tergantung potongan.
Analisis & Implikasi Kenaikan ini menandakan tekanan inflasi lokal di sektor pangan yang langsung berdampak pada daya beli masyarakat kecil.
Meski tidak semua komoditas naik — seperti minyak goreng yang sedikit merosot — lonjakan harga di komoditas pokok sangat terasa bagi rumah tangga.
Penggunaan data dari aplikasi resmi Sigaokmas juga memperkuat kredibilitas informasi karena diambil langsung dari pasar tradisional di sejumlah titik Banyumas.