KA Daop 5 Purwokerto Catat Lonjakan Penumpang saat Libur Paskah 2025, Tiket Terjual Capai 125 Persen
- Dok. Daop 5 Purwokerto
Okupansi 104%, tiket terjual 518 dari 500 tempat duduk.
- KA Kamandaka relasi Purwokerto - Semarang Tawang:
Okupansi 92%, tiket terjual 536 dari 582 tempat duduk.
- KA Joglosemarkerto relasi Cilacap - Yogyakarta:
Okupansi 83%, tiket terjual 367 dari 442 tempat duduk.
- KA Kertanegara relasi Purwokerto - Malang:
Okupansi 88%, tiket terjual 456 dari 520 tempat duduk.
- KA Sawunggalih pagi relasi Kutoarjo - Gambir:
Okupansi 115%, tiket terjual 666 dari 580 tempat duduk.
- KA Sawunggalih siang relasi Kutoarjo - Gambir:
Okupansi 104%, tiket terjual 601 dari 580 tempat duduk.
- KA Sawunggalih malam relasi Kutoarjo - Gambir:
Okupansi 99%, tiket terjual 579 dari 580 tempat duduk.
- KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo - Kiaracondong:
Okupansi 121%, tiket terjual 899 dari 742 tempat duduk.
- KA Sancaka Utara relasi Cilacap - Surabaya Pasarturi:
Okupansi 80%, tiket terjual 391 dari 488 tempat duduk.
Dari data tersebut, KA Kamandaka relasi Cilacap - Semarang Tawang mencatat okupansi tertinggi, mencapai 183%.
Disusul KA Serayu Pagi dan KA Malioboro Ekspres yang masing-masing menembus angka 178% dan 167%.
Meski terjadi lonjakan luar biasa, KA DAOP 5 Purwokerto memastikan bahwa seluruh layanan tetap berjalan optimal.
Mulai dari ketersediaan armada hingga pelayanan di stasiun, seluruh elemen operasional dijaga ketat agar perjalanan tetap lancar dan nyaman.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat selama libur Paskah ini. Kami akan terus meningkatkan pelayanan agar perjalanan menggunakan kereta api tetap menjadi pengalaman yang menyenangkan dan aman bagi semua pelanggan,” tutup Krisbiyantoro.