Apa Tema Hari Pendidikan Nasional 2025? Ketahui juga Sejarah Hardiknas

Ilustrasi guru dan murid. Tema pendidikan hari nasional 2025.
Sumber :
  • Canva

VIVA, Banyumas - Tema Hari Pendidikan Nasional 2025 apa dan bagaimana sejarahnya? Simak di sini.

KJP Oktober 2025 Cair ke Lebih dari 700 Ribu Peserta Didik, Begini Cara Cek Lewat HP

Tema Hari Pendidikan Nasional 2025 menarik perhatian. Bagi guru maupun peserta didik ingin mengetahui apa yang menajdi tema di tahun ini.

Selain disampaikan pada pidato, tema Hari Pendidikan Nasional 2025 juga akan dicetak pada banner ataupun spanduk saat momen penting tersebut di sekolah-sekolah.

Makna di Balik Tema Wiar Budoyo Mrih Jatmiko di Borobudur Carnival Night 27 September 2025

Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai bentuk penghormatan terhadap peran penting pendidikan dalam membangun peradaban. 

Momen Hari Pendidikan Nasional ini tak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga waktu yang tepat untuk mengevaluasi arah serta kualitas pendidikan di Indonesia.

Sejarah Tertutup: Wafatnya Yurike Sanger, Istri ke 8 yang Tak Pernah Diceraikan Soekarno Ini Profil Singkatnya

Hardiknas hadir sebagai pengingat bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, dan pendidikan merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter.

Tahun ini, peringatan Hardiknas membawa pesan khusus tentang pentingnya kolaborasi dalam menciptakan pendidikan yang merata dan bermutu.

Mengenal Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Penetapan 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional tidak lepas dari sosok Ki Hadjar Dewantara, yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional. 

Tanggal ini bertepatan dengan hari kelahiran beliau, yaitu 2 Mei 1889 di Yogyakarta.

Lahir dengan nama asli Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, Ki Hadjar Dewantara merupakan tokoh penting yang menggagas sistem pendidikan untuk semua kalangan, sebagai bentuk perlawanan terhadap diskriminasi pendidikan pada masa penjajahan Belanda.

Ia mendirikan Taman Siswa pada 3 Juli 1922, sebuah lembaga pendidikan yang membuka akses belajar bagi seluruh rakyat tanpa membedakan status sosial.

Atas dedikasinya dalam bidang pendidikan, Ki Hadjar Dewantara dipercaya menjadi Menteri Pengajaran (kini Menteri Pendidikan) di era awal kemerdekaan. 

Setelah wafat pada 26 April 1959, pemerintah menetapkan hari kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional melalui Keputusan Presiden No. 316 Tahun 1959.

Walaupun bukan merupakan hari libur nasional, peringatan Hardiknas secara rutin diisi dengan berbagai kegiatan edukatif seperti upacara bendera di sekolah dan instansi pendidikan, serta refleksi atas pencapaian dan tantangan pendidikan nasional.

Tema  Hari Pendidikan Nasional 2025

Tahun ini, tema yang diangkat dalam peringatan Hardiknas adalah 'Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua'. 

Halaman Selanjutnya
img_title