Menyambut Bulan Dzulhijjah 2025: Ibadah dan Amalan Pada Bulan Dzulhijjah Sesuai Sunnah
- freepik.com
2. Memperbanyak Dzikir
Dzikir adalah ibadah yang ringan tetapi memiliki pahala besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih lebih dicintai-Nya daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Maka perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid." (HR. Ahmad, No. 6154) Dzikir seperti Allahu Akbar, Alhamdulillah, dan La ilaha illallah sangat dianjurkan untuk diucapkan selama periode ini agar selalu mengingat Allah dan memperoleh keutamaan pahala.
3. Shalat Malam dan Membaca Al-Qur’an
Menghidupkan malam dengan shalat tahajud dan membaca Al-Qur’an merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang mendirikan shalat di malam hari dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari, No. 37; Muslim, No. 759) Dengan memperbanyak ibadah di malam hari, umat Islam dapat memohon ampunan dan keberkahan dari Allah serta mendapatkan ketenangan hati.
4. Berkurban di Hari Raya Idul Adha
Berkurban merupakan amalan sunnah yang dianjurkan bagi mereka yang mampu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang anak Adam melakukan suatu amalan pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai Allah daripada menyembelih hewan kurban." (HR. Tirmidzi, No. 1493) Selain sebagai bentuk ibadah, kurban juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama, karena dagingnya dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat sekitar.
5. Menunaikan Ibadah Haji
Bagi yang diberikan kemampuan oleh Allah, melaksanakan ibadah haji adalah amalan terbaik di bulan Dzulhijjah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Haji yang mabrur tidak ada balasan selain surga." (HR. Bukhari, No. 1773; Muslim, No. 1349) Haji merupakan rukun Islam kelima dan menjadi perjalanan spiritual yang luar biasa bagi umat Islam. Selain memperoleh pahala besar, ibadah ini juga menjadi kesempatan untuk meraih ampunan dan memperkuat hubungan dengan Allah.