Dawet Ayu Banjarnegara Hadirkan Varian Baru dengan Daun Kelor, Dukung Gizi Anak dan Mencegah Stunting

Launching Varian Baru Dawet Ayu Banjarnegara yang berbahan daun kelor
Sumber :

Ia berharap varian baru dawet ayu yang menekankan kepada nilai kesehatan secara umum dan khusus bagi perkembangan anak-anak ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung visi dan misi pemerintah daerah Banjarnegaradi bidang kesehatan terutama bagi anak-anak yang rawan stunting.

Tegang! Kecelakaan Beruntun 3 Sepeda Motor di Jl. Raya Gayam - Rejasa Banjarnegara, Terekam CCTV

Tursiman berharap, varian baru pada dawet ayu ini dapat membuka peluang untuk mengembangkan produk pangan yang lebih beragam, memanfaatkan bahan lokal yang tidak biasa, dan menciptakan produk olahan yang unik dan memiliki berdaya saing.

“Varian baru pada dawet ayu ini dapat meningkatkan nilai tambah dari produk pangan lokal, menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat serta tentunya mendukung pemerintah daerah di bidang kesehatan,” katanya.

Kebakaran Tobong Bata di Desa Panggisari, Banjarnegara, Sebabkan Kerugian Rp7 Juta

Kreativitas dalam menciptakan varian baru dawet ayu ini juga memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif.

Karena menurutnya dengan inovasi produk seperti ini, UMKM Dawet Ayu bisa meningkatkan nilai jual, menarik lebih banyak konsumen, dan bahkan menjadi ikon lokal yang dapat mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah.

Pagi Buta! Pengedar Sabu Asal Banjarnegara Diciduk Polres Purbalingga

Dawet Ayu Banjarnegara sendiri sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada acara Apresiasi Warisan Budaya Indonesia 2024 yang diadakan di Taman Fatahillah, Kota Tua tahun 2024 lalu.

Hadir dalam launching tersebut ketua Tim Penggerak PKK Banjarnegara Sahida Andinasari Wakhid, kepala Dinas Perdagangan, Indagkop-UMKM, Kabid Infokom Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, dan perwakilan OPD serta sejumlah siswa-siswi SD di Kelurahan Argasoka.