PAD Rp150 Miliar Terancam Hilang, Tambang Nikel Guncang Wisata Raja Ampat
Kamis, 5 Juni 2025 - 11:16 WIB
Sumber :
- pexel @Stijn Dijkstra
Novita menegaskan bahwa nilai ekologis Raja Ampat jauh lebih tinggi dibandingkan keuntungan sesaat dari eksploitasi nikel.
Baca Juga :
Misteri Surat untuk Miss Yuni, Siswa SMK Wonogiri Hilang Sejak 17 September 2025 Diselidiki Polisi
Ia mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera mencabut izin pertambangan serta menegakkan aturan perlindungan lingkungan.
Sebagai kawasan yang telah mendapat pengakuan internasional, Raja Ampat seharusnya dijaga sebagai aset jangka panjang.
"Kalau PAD dari wisata bisa mencapai Rp150 miliar tanpa merusak alam, kenapa memilih tambang yang hanya merusak?" pungkas Novita.