Kendal Defisit Rp115 Miliar, PPP Bongkar Skandal Target Pendapatan Asal Tembak
- instagram @abdulsyukur_official
Di antaranya adalah pengelolaan parkir oleh Bapenda dan Dishub, pengelolaan wisata oleh Disporapar, serta minimnya kontribusi dari BUMD seperti PDAM, BPR BKK, dan PD Aneka Usaha.
Menurut PPP, skandal ini tak hanya soal angka, tetapi berimbas pada kualitas layanan publik dan pembangunan. Jika dibiarkan, masyarakat yang akan menanggung akibat dari kebijakan yang lemah dan tidak inovatif.
Abdul Syukur menegaskan pentingnya perombakan manajemen pendapatan berbasis data dan kepemimpinan yang kuat untuk memperbaiki kondisi ini. P
PP berharap pemerintah daerah tidak lagi menyusun target pendapatan dengan pendekatan spekulatif, melainkan dengan strategi yang realistis dan terukur.
Abdul Syukur juga mengungkapkan Kalau sistem ini terus dipertahankan, jangan heran kalau tahun depan masalahnya makin parah.