4 Sayuran yang Cepat Menghasilkan Uang, Nomor Terakhir Panennya Tercepat

Potret sayuran kangkung
Sumber :
  • Pexels Laudia Tysara

VIVA, Banyumas – Memulai usaha pertanian skala kecil bisa menjadi salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan penghasilan dengan cepat, terutama jika memilih jenis tanaman sayuran yang cepat menghasilkan uang.

Karyawan Sendiri Bobol Brankas Kantor di Karanganyar, Uang Rp57 Juta Raib untuk Judi dan Liburan ke Bali

Beberapa jenis sayuran diketahui bisa dipanen dalam waktu yang relatif singkat, sehingga pelaku usaha bisa segera menjualnya dan memperoleh pendapatan.

Jenis sayuran seperti ini sangat cocok untuk kamu yang ingin merintis bisnis jualan sayur dengan perputaran uang yang cepat.

PN Semarang Vonis Ketua Prodi Anestesi Undip, Uang Mahasiswa Rp2,49 Miliar Jadi Sorotan

1. Kangkung

Salah satu sayuran yang cukup dikenal dan sangat populer di Indonesia adalah kangkung. Tanaman ini bisa dengan mudah dijadikan berbagai macam sajian, mulai dari tumisan hingga olahan khas daerah.

Penipuan Cerdik di Boyolali: Nenek 93 Tahun Kehilangan Emas dan Uang dalam 4 Menit

Tingginya permintaan pasar terhadap kangkung menjadikan tanaman ini layak untuk dijadikan komoditas utama dalam usaha. Terlebih, proses tumbuhnya pun sangat singkat.

Dari penanaman biji hingga panen hanya membutuhkan waktu sekitar tiga minggu saja. Kondisi ini tentu menguntungkan bagi petani atau pelaku usaha yang ingin segera memasarkan hasil tanamannya.

2. Bayam

Selain kangkung, bayam juga menjadi salah satu jenis sayuran yang tak kalah populer. Baik bayam hijau maupun bayam merah, keduanya memiliki permintaan pasar yang tinggi. Tanaman ini dikenal mudah tumbuh dan cocok ditanam dalam berbagai kondisi.

Menariknya, bayam dapat dipanen dalam waktu sekitar 20 hingga 30 hari sejak ditanam. Bahkan, jika menggunakan metode hidroponik, beberapa jenis bayam bisa dipanen lebih cepat, yakni sekitar 20 hari saja. Ini tentu memberikan peluang yang besar untuk mendapatkan pemasukan dalam waktu singkat.

3. Caisim

Kemudian ada caisim, yang juga dikenal sebagai sawi hijau. Tanaman satu ini banyak dijumpai dalam masakan sehari-hari di Indonesia, seperti mi ayam atau capcay. Caisim bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun tinggi, selama mendapatkan sinar matahari yang cukup serta pasokan air yang mencukupi.

Waktu panen caisim bervariasi, namun umumnya berada dalam rentang 21 hingga 45 hari setelah tanam (HST), atau sekitar 40 hingga 70 hari tergantung kondisi lingkungan dan teknik penanaman. Ketersediaan air dan pencahayaan akan sangat mempengaruhi kualitas serta waktu panen tanaman ini.

Halaman Selanjutnya
img_title