Terungkap! Ini Alasan Nama Abraham Samad Terseret Kasus Ijazah Jokowi

Abraham Samad Terseret Kasus Ijazah Jokowi
Sumber :
  • instagram @abrahamsamad_untukindonesia

Viva, Banyumas - Polemik dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo kembali memanas usai munculnya nama mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, dalam proses penyidikan polisi. Publik pun bertanya-tanya: mengapa nama Abraham Samad bisa terseret? Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan pihak Presiden Jokowi ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Soundvolution Pekalongan Tanpa Denny Caknan, Manajemen Bongkar Alasan Pembatalan

Namun, dalam keterangannya pada Sabtu (26/7/2025) di Solo, Jokowi dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah melaporkan nama siapa pun secara spesifik, termasuk Abraham Samad.

“Yang saya laporkan itu adalah peristiwa, bukan nama,” ungkap Jokowi dikutip dari tvonenews, menegaskan bahwa laporan tersebut murni menyoroti dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan tudingan penggunaan ijazah palsu.

Kasus Mengejutkan di Batang! Pria 39 Tahun Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Anak Calon Istri

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan bahwa nama-nama yang kini mencuat dalam penyidikan, termasuk Abraham Samad, adalah hasil dari pengembangan penyelidikan oleh Polri, bukan berdasarkan permintaan atau inisiatif pihaknya.

“Kemudian ada tindak lanjut penyidikan dari Polri dan muncul nama-nama itu,” kata Jokowi.

Awaluddin Muuri Minta Dibebaskan, Sebut Kasus Pengadaan Lahan Cilacap Bukan Tindak Pidana Korupsi

Ia juga menekankan bahwa munculnya nama Abraham Samad adalah murni hasil kerja penyidik, bukan karena dilaporkan secara langsung.

Munculnya nama Abraham Samad memang cukup mengejutkan publik. Sebagai mantan Ketua KPK, Samad dikenal vokal dan sempat bersuara dalam sejumlah isu strategis nasional, termasuk menyampaikan pandangan kritis terhadap pejabat negara.

Namun, hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari Abraham Samad mengenai keterkaitannya dengan isu tersebut. Pihak kepolisian belum memberikan penjelasan rinci mengenai peran atau dugaan keterlibatan Samad.

Namun, publik berspekulasi bahwa keterlibatan namanya bisa jadi berkaitan dengan pernyataan-pernyataannya di media atau media sosial yang dianggap berpotensi menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kasus dugaan ijazah palsu Jokowi sendiri telah lama menjadi bahan polemik di ruang publik. Namun hingga saat ini, tidak ada bukti kuat yang membuktikan adanya pemalsuan ijazah.

Pemerintah menilai isu ini merupakan bagian dari serangan politik dan upaya mendiskreditkan Presiden menjelang tahun politik.

Dengan masuknya nama-nama baru dalam penyidikan, termasuk Abraham Samad, publik tentu menantikan kejelasan hukum dan transparansi dari pihak berwenang agar isu ini tidak terus menjadi bola liar di tengah masyarakat.