Kehebatan Kerajaan Khmer: Ketika Kamboja Pernah Menguasai Thailand dan Menjadi Kekaisaran Besar Asia Tenggara

Angkor wat sebagai warisan Kerajaan Khmer
Sumber :
  • Pixabay

Selain kekuatan militer, sistem birokrasi dan pemerintahan mereka terorganisir dengan baik. Raja-raja Khmer membagi wilayah kekuasaan ke dalam distrik administratif dan memanfaatkan pajak serta tenaga kerja untuk proyek besar-besaran.

Israel Siapkan Serangan Gaza dengan Puluhan Ribu Cadangan, Dunia Desak Pengakuan Palestina di PBB

4. Pusat Budaya dan Agama

Kerajaan Khmer bukan hanya unggul dalam kekuatan fisik, tetapi juga menjadi pusat agama, ilmu pengetahuan, dan budaya. Mereka memadukan tradisi Hindu dan Buddha dalam praktik keagamaan dan politik, menciptakan peradaban yang inklusif dan maju.

Pesawat Tempur J-20 vs F-22: Benarkah Ambisi China Mampu Menumbangkan Dominasi Udara Amerika Serikat?

Bahasa Khmer Kuno digunakan dalam inskripsi di dinding kuil, dan banyak dokumen kuno menunjukkan kehidupan intelektual yang berkembang, termasuk dalam astronomi, pertanian, dan filsafat.

5. Warisan yang Masih Bertahan

Produksi Pesawat Tempur China Meroket: Dari Jet Lama J-7 hingga Siluman J-20 yang Digadang Lawan F-35

Meskipun Kerajaan Khmer runtuh secara bertahap akibat tekanan dari kerajaan tetangga dan faktor internal, warisannya tetap hidup dalam identitas Kamboja modern.

Rakyat Kamboja hari ini masih melihat kejayaan Khmer sebagai sumber kebanggaan nasional. Bahkan bendera nasional Kamboja menampilkan gambar Angkor Wat, menegaskan bahwa kejayaan masa lalu tetap menjadi fondasi masa depan.

Keberanian Kamboja dalam menghadapi tekanan militer dari Thailand bukan hanya soal kekinian, melainkan gema dari kejayaan masa lalu. Kerajaan Khmer pernah menjadi penguasa Asia Tenggara dengan kekuatan militer, budaya, dan teknologi yang luar biasa. Kisah ini bukan sekadar kebanggaan sejarah, tapi juga pengingat bahwa bangsa kecil pun bisa memiliki warisan besar yang tak lekang oleh waktu.