Rumah Pembuat Gula Merah di Banyumas Ludes Terbakar, Api Diduga dari Tungku yang Ditinggal Saat Shalat

Insiden Kebakaran di Banyumas
Sumber :
  • Ilustrasi - freepik

VIVA, Banyumas – Sebuah insiden kebakaran terjadi di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Kamis petang (7/8/2025).

Toko Serba 35 Terbakar! Petugas Damkar Majenang dan BPBD Kerahkan Armada Padamkan Api

Menurut informasi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banyumas, Andaru Budileaksono, sumber api diduga berasal dari tungku yang digunakan untuk memasak nira, bahan dasar pembuatan gula kelapa atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai gula merah.

"Pemilik rumah sedang memasak nira menggunakan tungku, kemudian pergi untuk melaksanakan shalat Magrib," kata Andaru kepada wartawan, Kamis malam.

Data Terbaru Sigaokmas: Harga Beras dan Bawang Naik Lagi di Banyumas, Tapi Daging Turun Ini Daftar Lengkapnya!

Peristiwa bermula saat Sito (56), pemilik rumah yang juga pembuat gula kelapa rumahan, tengah merebus nira di dapur.

Ketika waktu shalat Magrib tiba, ia meninggalkan tungku dalam keadaan menyala. Tak lama berselang, sekitar pukul 18.00 WIB, sang istri yang sedang mengambil air wudlu mendengar suara aneh dari arah dapur.

Kisah Mencekam ABK Kapal Ikan Banyumas yang Meledak di Samudera Hindia: Sempat Padamkan Api, Tiba Tiba Meledak

"Saat istrinya sedang wudlu mendengar suara seperti terbakar. Saat memeriksa dapur dia melihat api yang sudah membesar," ujar Andaru.

Menyadari api mulai membesar, istri Sito segera berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar merespons cepat dengan datang beramai-ramai dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih jauh.

"Setelah menerima laporan, tim Damkar berangkat ke lokasi pukul 18.20 WIB. Namun sampai lokasi api sudah berhasil dipadamkan warga," kata Andaru.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 10 juta.