Resmi Diproduksi Massal, Jet Tempur KF-21 Boramae Andalan Korea Selatan Siap Menggebrak Pasar Militer Internasional
- businesskorea.co.kr
Dengan mesin kembar bertenaga tinggi dan kokpit kaca canggih, KF-21 dirancang untuk memberikan daya dorong, kapasitas muatan, dan ketahanan tempur yang optimal.
Sistem misi terbuka juga memungkinkan pembaruan teknologi secara cepat sesuai kebutuhan.
Di pasar global, KF-21 Boramae menawarkan banyak keunggulan dibandingkan kompetitornya.
Dibandingkan dengan Eurofighter Typhoon yang berbasis teknologi 1990-an, KF-21 memiliki ruang pengembangan yang lebih luas.
Jika disandingkan dengan Gripen JAS-39E, KF-21 unggul dalam daya dorong dan kapasitas muatan.
Bahkan dibandingkan F-35A buatan Amerika, KF-21 memiliki keunggulan harga dan bebas dari pembatasan International Traffic in Arms Regulations (ITAR).
Tidak mengherankan jika pada 2025, situs penerbangan India Aviation A2Z menempatkan KF-21 di peringkat keempat jet tempur terbaik dunia, tepat di bawah F-35 Lightning II, J-20 Mighty Dragon, dan F-22 Raptor.
Penilaian ini mempertimbangkan kecepatan, kemampuan ofensif, defensif, dan performa siluman.
Keberhasilan KF-21 tidak lepas dari komitmen Korea Selatan dalam mengalokasikan dana R&D pertahanan lebih dari $5,3 miliar setiap tahun.
KAI bahkan sedang mengembangkan kendaraan tempur tak berawak siluman dan “loyal wingman” yang dapat beroperasi bersama KF-21, mendukung konsep operasi tim gabungan antara pesawat berawak dan tak berawak.
Dengan strategi ini, KF-21 Boramae tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga simbol bahwa Korea Selatan mampu menjadi pemain utama di industri jet tempur global.
Setelah varian Block II dirilis, performa KF-21 diperkirakan akan mendekati jet tempur generasi kelima, mengokohkan posisinya sebagai salah satu pesawat tempur paling kompetitif di dunia.