Pesawat Bomber: Senjata Raksasa yang Cuma Dimiliki 3 Negara, Apa Sebenarnya Kekuatan dan Rahasia di Baliknya?

Ilustrasi pesawat pengebom membawa bom
Sumber :
  • US Air Force

VIVA, Banyumas – Di dunia penerbangan militer, pesawat bomber strategis jarak jauh adalah simbol kekuatan sekaligus alat penangkal perang.

Shutdown Pemerintah AS 2025: Mengulang Sejarah Panjang Krisis Anggaran dari Clinton hingga Trump

Tidak seperti pesawat tempur-pembom atau pesawat serang taktis, bomber strategis dirancang untuk terbang ribuan kilometer sambil membawa muatan bom atau rudal dalam jumlah besar, bahkan senjata nuklir.

Keunggulannya tidak hanya pada daya hancur, tetapi juga kemampuannya menembus pertahanan udara canggih, termasuk dengan teknologi siluman (stealth) yang membuatnya sulit terdeteksi radar maupun satelit.

5 Mobil Mewah Legendaris Amerika dengan Desain Elegan dan Teknologi Canggih yang Tak Lekang Waktu

Dilansir dari VIVA.co.id, dalam doktrin militer modern, bomber strategis berperan ganda seperti menyerang target vital sekaligus mencegah lawan memulai perang karena potensi serangan balasannya yang menghancurkan.

Ciri Utama Pesawat Bomber Strategis

5 Mobil Muscle Klasik 1970-an yang Dulunya Tidak Laku, Kini Jadi Impian Kolektor Dunia
  • Jangkauan sangat jauh: dapat terbang ribuan kilometer tanpa mengisi bahan bakar.
  • Muatan besar: membawa bom berat atau rudal jelajah.
  • Daya tahan tinggi: mampu bertahan dari pertahanan udara modern.
  • Fungsi strategis: bagian integral dari sistem pertahanan dan strategi nuklir.

Hingga kini, Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok adalah satu-satunya negara yang memiliki bomber strategis sejati.

Kemampuannya tidak hanya soal teknologi, tapi juga mencerminkan kekuatan industri, sumber daya, dan pengaruh politik global.

1. Amerika Serikat – Armada Terbesar dan Paling Beragam

AS mengoperasikan sekitar 66 unit bomber strategis, dengan tiga tipe utama:

  • B-52H Stratofortress: pesawat legendaris dari 1950-an yang terus dimodernisasi.
  • B-1B Lancer: pengebom supersonik untuk misi konvensional.
  • B-2A Spirit: bomber siluman berkemampuan nuklir dan konvensional.

Masa depan bomber AS adalah B-21 Raider, generasi baru yang menggabungkan stealth dan efisiensi bahan bakar.

2. Rusia – Lebih Sedikit, Tetap Mematikan

Rusia mengoperasikan sekitar 60 unit, di antaranya:

  • Tu-95MS Bear: pengebom turboprop dengan rudal jelajah nuklir.
  • Tu-160 Blackjack: pengebom supersonik terbesar dan tercepat di dunia.
  • Tu-22M3 Backfire: pengebom jarak jauh yang juga menjalankan misi strategis.

Rusia kini tengah mengembangkan PAK DA, bomber siluman generasi mendatang.

3. Tiongkok – Pemain Baru yang Berkembang Pesat

Tiongkok mengandalkan H-6N, pengembangan dari desain Soviet Tu-16. Varian modern seperti H-6K dan H-6N dapat membawa rudal jelajah nuklir.

Halaman Selanjutnya
img_title