GILA! Malaysia Pertimbangkan Rudal BrahMos-A untuk Pesawat Tempur Su-30MKM, Siap Perkuat Kekuatan di Laut Cina Selatan?

Su-30MKM Malaysia Bisa Jadi Jet Tempur ASEAN Pertama dengan BrahMos-A
Sumber :
  • armyrecognition.com

VIVA, Banyumas – Angkatan Udara Malaysia (RMAF) tengah mempertimbangkan langkah strategis yang dapat mengubah peta kekuatan udara di Asia Tenggara.

Perjuangan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Dinilai Penting, Pengamat Sepakbola Malaysia: Buka Jalan

Negeri jiran ini sedang mengkaji kemungkinan integrasi rudal jelajah supersonik BrahMos-A ke dalam armada pesawat tempur multiperan Su-30MKM miliknya.

Langkah ini menjadi bagian dari pendalaman kerja sama pertahanan antara Malaysia dan India, dengan tujuan utama meningkatkan kemampuan serangan presisi jarak jauh terhadap target maritim maupun darat.

Deadline Mepet! FAM Belum Ajukan Banding ke FIFA, Akankah Malaysia Akui Kesalahan

Malaysia bahkan telah meminta dokumentasi teknis dari India, mencakup rencana penguatan struktur pesawat, integrasi avionik, analisis aerodinamika, hingga estimasi biaya program yang mencakup desain, uji terbang, dan sertifikasi.

Su-30MKM milik Malaysia sebenarnya memiliki banyak kesamaan dengan Su-30MKI milik India — pesawat yang sudah lebih dulu berhasil mengintegrasikan BrahMos-A melalui modifikasi oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL). Kesamaan ini menjadi modal awal, namun bukan berarti prosesnya sederhana.

Pemain Naturalisasi Malaysia Rodrigo Holgado Terancam Bangkrut! America de Cali Hentikan Gajinya Gegara Sanksi FIFA

Penguatan struktur pesawat diperlukan untuk menahan beban rudal seberat 2,5 ton, terutama saat melakukan manuver berkecepatan tinggi.

Sistem kendali tembakan dan perangkat lunak misi juga harus diperbarui agar kompatibel dengan sistem panduan BrahMos-A.

Tak hanya itu, sistem peperangan elektronik harus diadaptasi untuk memastikan rudal berfungsi optimal di berbagai kondisi pertempuran.

BrahMos-A: Senjata Supersonik yang Sulit Dihadang

BrahMos-A adalah varian peluncuran udara dari keluarga rudal BrahMos, dengan panjang sekitar 8,4 meter dan sistem propulsi dua tahap, pendorong berbahan bakar padat dan ramjet berbahan bakar cair. Kecepatannya mencapai Mach 2,8, cukup untuk mengungguli sebagian besar sistem pertahanan udara modern.

Dengan jangkauan lebih dari 290 km dan hulu ledak seberat 200–300 kg, rudal ini mampu menghancurkan kapal perang besar, target darat yang diperkuat, hingga infrastruktur strategis.

Sistem panduan kombinasi navigasi inersia, GPS/GLONASS, dan radar aktif membuatnya sangat akurat.

Dampak Operasional dan Geopolitik

Jika berhasil diintegrasikan, Su-30MKM akan mampu meluncurkan BrahMos-A dari jarak aman, bahkan dari luar jangkauan pertahanan udara musuh.

Dengan pengisian bahan bakar di udara, jangkauan serangan bisa melampaui 1.500 km, mencakup hampir seluruh Laut Cina Selatan.

Halaman Selanjutnya
img_title