APBN 20 Persen untuk Pendidikan: Guru Honorer Desak Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan, Bukan Sekadar Retorika
- Dok. SESKAB
Ia berharap pemerintah meninjau ulang kebijakan terkait gaji maupun tunjangan, sehingga guru honorer bisa hidup layak sesuai dengan peran penting mereka dalam dunia pendidikan.
Dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025, Presiden Prabowo menegaskan bahwa anggaran pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.
Selain peningkatan gaji guru, pemerintah juga melakukan berbagai program pembangunan, termasuk renovasi 13.800 sekolah dan 1.400 madrasah, serta pembagian 288.000 layar pintar ke sekolah di pelosok.
“Kami optimalkan 20 persen dari APBN untuk pendidikan. Gaji guru ASN ditingkatkan, tunjangan guru non-ASN kami berikan langsung dari Pemerintah Pusat ke penerima,” ujar Prabowo, Jumat (15/8/2025).
Harapan besar kini tertuju pada realisasi kebijakan tersebut. Bagi para guru honorer, terutama di daerah, langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan akan menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa.