Pesawat Tempur J-20 vs F-22: Benarkah Ambisi China Mampu Menumbangkan Dominasi Udara Amerika Serikat?

Pesawat Tempur J-20 Milik China
Sumber :
  • slashgear.com

Selain itu, F-22 mampu membawa delapan rudal dalam teluk internalnya, dua lebih banyak dibanding J-20, serta ditenagai mesin Pratt & Whitney F119-PW-100 dengan dorongan masing-masing 35.000 pon.

Isu RI Akan Beli 42 Jet Tempur J10 Made In China Bikin Heboh, Kemenhan Angkat Bicara

Hal ini membuat Raptor tetap unggul dalam kecepatan, tenaga, dan teknologi siluman.

Posisi J-20 dalam Peta Global Pesawat Tempur

Toyota Corolla Facelift Terbaru 2025 Hadir di China, Desain Depan Mirip Prius Bikin Mobil Ini Tampak Lebih Futuristis

Dilansir dari slashgear.com, hingga tahun 2025, hanya Amerika Serikat dan China yang memiliki armada pesawat tempur siluman generasi kelima dalam jumlah signifikan.

Rusia dengan Sukhoi Su-57 masih tertinggal dalam hal produksi, hanya memiliki sekitar 44 unit aktif.

1,9 juta mobil Ford direcall global, RMA pastikan Indonesia Aman, Ternyata Ini Alasannya

Hal ini menjadikan J-20 satu-satunya pesaing nyata bagi F-22 dan F-35 di arena internasional.

China terus berinvestasi besar dalam pengembangan teknologi ini. Nilai anggaran pertahanan yang dialokasikan untuk program pesawat tempur dilaporkan mencapai triliunan Rupiah setiap tahunnya, menandakan keseriusan Beijing dalam mengejar ketertinggalan dari Washington

Walaupun masih memiliki keterbatasan, terutama di sektor mesin, J-20 terus mengalami peningkatan signifikan.

Radar terbaru yang dipasang diklaim mampu mendeteksi target tiga kali lebih jauh dari generasi sebelumnya.

Dengan pengembangan mesin WS-15, J-20 berpotensi memiliki kemampuan manuver canggih layaknya F-22.

Ke depan, banyak analis militer menilai bahwa persaingan tidak akan berhenti di generasi kelima.

Baik Amerika maupun China sudah mengembangkan pesawat tempur generasi keenam, yang diprediksi akan membawa teknologi kecerdasan buatan (AI), sistem tanpa awak, hingga senjata energi terarah.