Terima Tawaran Lille, Calvin Verdonk Ikuti Jejak Pelatih Timnas Indonesia

Calvin Verdonk sebut nama Patrick Kluivert di balik kepindahannya
Sumber :
  • Instagram @losclive

Kepindahan Calvin Verdonk ke Lille mengejutkan sekaligus membahagiakan banyak pihak, tidak terkecuali suporter Timnas Indonesia. Ternyata ada pengaruh dari Patrick Kluivert.

Gagal ke Piala Dunia 2026, DPR Minta Evaluasi Total Timnas Indonesia untuk Bangkit di 2030

Viva, Banyumas - Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengikuti jejak pelatih Timnas Indonesia saat ini.

Lompatan karir luar biasa terjadi pada Calvin Verdonk dengan memutuskan menjajal Liga Prancis atau Ligue 1.

Siap-Siap! Ruben Amorim Bakal Rombak Drasitis Lini Tengah MU

Lama bermain di Belanda, eks Feyenoord itu mencari tantangan baru dengan bermain di Lille sembari mencari peluang bergabung dengan tim-tim besar Eropa di liga lain.

Di balik kepindahannya ke Lille, ada peran penting dari pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

Optimis Indonesia Dapat Berprestasi di Masa Depan, Eks Asisten Shin Tae yong: Harus Terus Melangkah

Dilansir dari Viva.co.id, Lille OSC resmi mendatangkan Calvin Verdonk dari NEC Nijmegen. 

Transfer ini membuat Verdonk mencatat sejarah sebagai pemain Indonesia sekaligus Asia pertama yang membela klub berjuluk Les Dogues tersebut.

Menurut jurnalis kenamaan Fabrizio Romano, Lille mengeluarkan biaya transfer sekitar 3 juta euro atau setara Rp56 miliar untuk mengamankan tanda tangan bek kiri berusia 26 tahun itu. 

Padahal, Verdonk sebelumnya masih memiliki kontrak panjang bersama NEC hingga musim panas 2028 setelah memperpanjang kesepakatan pada tahun lalu.

Catatkan sejarah membanggakan

Dalam wawancara di laman resmi klub, Selasa 2 September 2025, Verdonk mengaku mendapat banyak cerita positif tentang Lille dari Patrick Kluivert, legenda Belanda yang pernah memperkuat klub Prancis itu pada musim 2007/2008.

“Saya berbicara dengan Patrick Kluivert tentang LOSC, dan dia menceritakan banyak hal baik. Dia bahkan masih punya teman di sini,” ungkap Verdonk.

Bagi Verdonk, cerita Kluivert menjadi salah satu dorongan kuat untuk menerima tawaran dari Lille.