Di Tahun 2026, Guru dan Relawan Posyandu Akan Ikut Penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Tangkapan layar/Instagram @info_purbalingga
Viva, Banyumas – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto sudah berjalan di berbagai daerah wilayah Indonesia.
Awalnya program MBG difokuskan pada anak-anak sekolah (PAUD, SD, SMP, SMA), anak di bawah lima tahun (balita), ibu hamil, dan ibu menyusui.
Tentunya mengurangi stunting dan malnutrisi pada kelompok rentan ini, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menggerakkan perekonomian lokal.
Namun, Presiden Prabowo memastikan guru dan relawan posyandu akan ikut menjadi penerima manfaat program (MBG) mulai tahun 2026.
Langkah ini menjadi perluasan dari program yang sebelumnya hanya menyasar anak sekolah.
Tujuan memperkuat dukungan para pendidik dan tenaga kesehatan masyarakat dalam upaya meningkatkan gizi anak bangsa.
Pada tahun 2026, anggaran MBG diproyeksikan melonjak signifikan.
Berkisar mencapai Rp268 triliun hingga Rp335 triliun, dibanding Rp71 triliun pada 2025.
Dengan alokasi dana sekitar Rp1,2 triliun per hari.
Program ini direncanakan menjangkau 82,9 juta anak di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu program gizi terbesar dalam sejarah.