Istana Tegaskan Tim Reformasi Polri Dibentuk untuk Evaluasi Internal, Bukan Mengganti Kapolri

Wamensesneg, Juri Ardiantoro
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Tim Reformasi Polri disetujui Prabowo untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas Polri. Kapolri tetap menjabat, sementara anggota tim masih menunggu penunjukan resmi.

Bjorka Kembali Beraksi! 341 Ribu Data Personel Polri Bocor, Serangan Balasan Mengejutkan

VIVA, Banyumas – Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menegaskan bahwa pembentukan Tim Reformasi Polri tidak dimaksudkan untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pernyataan ini disampaikan Juri saat berada di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).

Kenaikan Gaji ASN Butuh Tambahan Rp14 Triliun, Menkeu Purbaya Ingatkan Jangan Terlalu Cepat Berharap!

“Enggak dong, enggak ada,” kata Juri dilansir dari tvOneNews.

Juri menjelaskan, Tim Reformasi Polri dibentuk atas kehendak Menteri Pertahanan Prabowo Subianto setelah berdiskusi dengan sejumlah tokoh masyarakat.

Belum Ada Kepastian! Menkeu Purbaya Tegaskan Usulan Kenaikan Gaji ASN Tak Sampai ke Meja Kerja Hingga Kini

Hingga saat ini, Prabowo hanya menyetujui pembentukan tim tersebut tanpa menunjuk ketua maupun anggota secara resmi.

“Ya pokoknya kita tunggu kebijakan selanjutnya apa yang sudah disampaikan oleh presiden, teknisnya ya,” ungkap Juri, menambahkan bahwa langkah-langkah berikutnya masih menunggu arahan resmi pemerintah.

Sebelumnya, pada Kamis (11/9/2025), Prabowo juga menyetujui usulan pembentukan Tim Reformasi Kepolisian setelah berdiskusi dengan tokoh dari Gerakan Nurani Bangsa.

Para tokoh dari gerakan tersebut menekankan pentingnya evaluasi dan reformasi di tubuh Polri untuk meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat institusi kepolisian tanpa mengganggu stabilitas kepemimpinan saat ini.

Dengan demikian, pembentukan Tim Reformasi Polri lebih difokuskan pada penyempurnaan struktur, proses kerja, dan integritas internal Polri, bukan pada pergantian pucuk pimpinan.

Reformasi Polri menjadi sorotan publik karena dianggap sebagai salah satu langkah strategis untuk memastikan polisi tetap profesional, transparan, dan akuntabel.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap inisiatif reformasi akan dijalankan sesuai regulasi yang berlaku dan mendukung Kapolri dalam menjalankan tugasnya.