Presiden Prabowo Siap Kirim Pasukan Perdamaian PBB, Respons Dunia Usai Ramai-ramai Negara Akui Palestina

Presiden Prabowo Subianto hadiri forum PBB di New York
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap Palestina dalam forum PBB di New York. Ia mengapresiasi negara-negara yang mengakui Palestina, mengecam tragedi Gaza, serta menyatakan kesiapan RI mengirim pasukan penjaga perdamaian di bawah mandat PBB.

Peringatan HUT TNI ke-80, Presiden Prabowo Beri Apresiasi Kepada Seluruh Jajaran Prajurit

VIVA, Banyumas – Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap tegas Indonesia dalam mendukung perdamaian Palestina di hadapan dunia internasional.

Berbicara di Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara yang digelar di Markas Besar PBB, New York, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya kepada sejumlah negara yang baru saja mengakui Palestina, termasuk Prancis, Kanada, Australia, Inggris, dan Portugal.

Greta Thunberg Ditangkap Saat Ekspedisi ke Gaza: Dari Aktivisme Iklim ke Perjuangan Kemanusiaan

"Pengakuan Negara Palestina adalah langkah yang tepat di sisi sejarah yang benar. Bagi mereka yang belum bertindak, kami katakan sejarah tidak berhenti," kata Presiden Prabowo.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penghentian perang di Gaza harus menjadi prioritas dunia internasional.

Menpora Erick Thohir Dorong Dana Pensiun Atlet dan Pelatih Demi Warisan Jangka Panjang Dunia Olahraga Nasional

Ia menekankan pentingnya solidaritas global untuk menghentikan tragedi kemanusiaan yang masih berlangsung.

Indonesia, menurutnya, siap berkontribusi aktif dalam misi perdamaian, termasuk dengan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian di bawah mandat PBB.

"Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan. Kita harus mengatasi kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia. Kita siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian ini. Kita bersedia menyediakan pasukan penjaga perdamaian," tegasnya.

Presiden Prabowo juga menyampaikan rasa duka mendalam atas penderitaan rakyat Palestina, khususnya di Gaza.

Ia menyoroti ribuan korban jiwa yang mayoritas adalah perempuan dan anak-anak, serta ancaman kelaparan yang kian memburuk.

"Ribuan nyawa tak berdosa, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak, telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita. Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa," ujar Kepala Negara.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan langgeng.

"Oleh karena itu, Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap solusi dua negara dalam masalah Palestina. Hanya solusi dua negara inilah yang akan membawa perdamaian," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title