7 Pemain yang Justru Bersinar Setelah Tinggalkan Barcelona: Dari Dembélé hingga Zlatan Ibrahimović
- Pixabay
VIVA, Banyumas – Ousmane Dembélé belakangan jadi perbincangan hangat setelah tampil impresif bersama Paris Saint-Germain (PSG). Penampilan hebatnya di musim lalu membawanya meraih gelar Ballon D’or. Padahal, saat masih berseragam Barcelona, ia kerap dikritik karena inkonsistensi dan cedera berkepanjangan. Fenomena ini bukan hal baru. Sejumlah pemain justru menemukan kejayaan mereka setelah meninggalkan Camp Nou. Berikut deretannya:
1. Thiago Alcântara
Kesulitan menembus skuad inti Barcelona yang dipenuhi bintang, Thiago memilih pindah ke Bayern Munchen pada 2013. Di sana, ia menjelma jadi maestro lini tengah dan membantu klub meraih dominasi Bundesliga serta trofi Liga Champions 2020.
2. Alexis Sánchez
Di Barcelona, Alexis sering kalah pamor dibanding trio Messi-Neymar-Suárez. Namun, saat pindah ke Arsenal pada 2014, ia jadi bintang utama dengan torehan gol spektakuler. Penampilannya bahkan membuatnya dianggap sebagai salah satu pemain terbaik Premier League kala itu.
3. Cesc Fàbregas
Meski tampil cukup baik di Barca, Fàbregas lebih bersinar setelah kembali ke Premier League bersama Chelsea. Ia jadi motor permainan tim, berkontribusi besar dalam dua gelar juara liga, dan dikenal sebagai salah satu gelandang kreatif paling tajam di Inggris.
4. Gerard Deulofeu
Lulusan akademi La Masia ini kesulitan mendapat tempat di tim utama Barcelona. Namun, ia menemukan konsistensi di klub-klub lain seperti AC Milan, Watford, dan kini tampil stabil di Serie A. Meski tak jadi superstar, kariernya jauh lebih berkembang setelah hengkang.
5. Luis García
Sempat jadi pemain pelapis di Barcelona, Luis García justru melejit setelah bergabung dengan Liverpool pada 2004. Ia berperan penting membawa The Reds menjuarai Liga Champions 2005, membuat namanya dikenang selamanya oleh publik Anfield.
6. Samuel Eto’o
Meski sukses besar di Barca, Eto’o membuktikan dirinya bisa lebih dari sekadar bayangan klub. Setelah pindah ke Inter Milan, ia jadi bagian penting dari treble winners 2010 di bawah José Mourinho. Di sana, ia menunjukkan kelasnya sebagai striker komplet.
7. Zlatan Ibrahimović
Petualangannya di Barcelona berakhir singkat dan penuh drama dengan Pep Guardiola. Namun, Zlatan justru makin bersinar di klub lain. Ia jadi tumpuan di AC Milan, PSG, hingga Manchester United, menunjukkan bahwa kualitasnya sebagai striker kelas dunia tak pernah luntur.