Fakta Mengejutkan! Suzuki Memakai Material Premium, Tapi Kenapa Kalah Saing di Pasar?

Motor Suzuki
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube/FUSE BOX MOTO

Misalnya, kruk as Shogun dari vendor dihargai sekitar Rp850.000, sedangkan setelah mendapat label Suzuki Genuine Parts (SGP) naik menjadi sekitar Rp900.000.

Aturan Baru: Pelajar Temanggung Dilarang Bawa Motor dan Mobil ke Sekolah Orangtua Diminta Jemput Anak

Sebagai perbandingan, kruk as Supra 125 dari vendor hanya sekitar Rp250.000, tetapi setelah mendapat label Honda Genuine Part (HGP) harganya naik hampir dua kali lipat menjadi Rp480.000.

Selain itu, masalah pada produk kompetitor seperti Yamaha Mio yang sering berdecit menjadi bukti bahwa kualitas material Suzuki lebih unggul.

Jika part CVT Mio diganti dengan yang berasal dari Thailand, banyak masalah yang muncul di versi Indonesia langsung hilang.

XL7 Hybrid Alpha Kuro Sudah Tersedia di Dealer, Suzuki Targetkan 300 Unit per Bulan dengan Program Trade-In

Hal ini juga terjadi pada Honda, di mana part yang diimpor dari Thailand memiliki kualitas lebih baik dibanding produksi lokal.

Mengapa Suzuki Kalah Saing?

Inilah Motor Honda yang Mendekati Kecepatan MotoGP, Bisa Dibeli Umum!

Jika Suzuki memiliki kualitas superior, mengapa mereka kalah bersaing di pasar Indonesia?

Salah satu penyebabnya adalah praktik kartel antara Honda dan Yamaha, yang membuat Suzuki kesulitan mendapatkan pangsa pasar.

Pada tahun 2017, Suzuki bahkan harus merombak struktur internalnya dan memutuskan untuk fokus menghadirkan produk dari India.

Namun, hal ini justru membuat posisinya semakin tertinggal dalam persaingan.

Selain itu, Suzuki juga tertinggal dalam inovasi teknologi dan desain. Misalnya, Suzuki Satria F masih mempertahankan desain yang hampir sama sejak pertama kali dirilis. 

Hal ini berbeda dengan Honda dan Yamaha yang selalu menghadirkan inovasi baru dan melakukan branding secara agresif.

Bahkan di ajang balap dunia seperti MotoGP, Suzuki memilih mundur karena dinilai tidak menguntungkan.

Suzuki juga jarang melakukan iklan atau kampanye branding besar-besaran seperti yang dilakukan kompetitor, sehingga sulit bersaing dalam hal citra merek. 

Secara teknis, Suzuki memang memiliki keunggulan dalam kualitas material dan ketahanan mesin, tetapi tertinggal dalam hal inovasi dan strategi pemasaran.

Jika Anda mencari motor dengan kualitas terbaik dan tahan lama, Suzuki masih menjadi pilihan yang unggul.

Namun, jika Anda mengutamakan efisiensi bahan bakar dan fitur terbaru, mungkin Honda atau Yamaha bisa menjadi alternatif yang lebih sesuai.