10 Cara Merawat Motor yang Benar agar Tetap Awet dan Nyaman Dikendarai

Motor yang sedang diberi perawatan
Sumber :
  • Pixabay

VIVA, Banyumas – Merawat motor dengan baik adalah kunci utama agar performanya tetap optimal, aman digunakan, dan memiliki umur pakai yang panjang. Baik digunakan harian maupun hanya sesekali, motor tetap membutuhkan perawatan rutin agar tidak mudah rusak. Berikut ini 10 cara merawat motor yang benar dan wajib dilakukan secara berkala:

Ketahuan Saat Angkat Tabung Gas, Pencuri di Brebes Panik Kabur Tinggalkan Motor Baru!


1. Servis Berkala

Kecelakaan Akibat Lubang Jalan Terjadi di Mandiraja Banjarnegara

Lakukan servis rutin sesuai dengan petunjuk buku manual, biasanya setiap 2.000–3.000 km. Servis ini meliputi pengecekan mesin, rem, rantai, kopling, hingga sistem kelistrikan. Servis berkala membantu mendeteksi kerusakan sejak dini dan menjaga performa motor tetap prima.

Pernikahan Kakek Tarman dan Gadis 24 Tahun Penipuan: Cek Mahar Rp3 Miliar Ternyata Kosong, Kakek Bawa Kabur Motor Mertua

2. Ganti Oli Secara Teratur


Oli berfungsi melumasi mesin agar tidak cepat aus. Gantilah oli setiap 2.000–3.000 km atau setiap 1–2 bulan, tergantung pemakaian. Pastikan menggunakan oli yang sesuai dengan spesifikasi motor agar kinerja mesin tetap maksimal.


3. Cek dan Bersihkan Filter Udara


Filter udara yang kotor dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna sehingga mesin menjadi boros dan kurang bertenaga. Bersihkan atau ganti filter udara setiap 8.000–10.000 km, terutama jika sering melewati jalan berdebu atau kotor.


4. Rawat Rantai Motor (untuk Motor dengan Rantai)


Rantai motor perlu dilumasi secara rutin, minimal seminggu sekali atau setelah motor kehujanan. Pastikan juga kekencangannya pas—tidak terlalu kencang maupun terlalu kendor—agar tidak cepat aus atau putus.


5. Periksa Tekanan Ban


Pastikan tekanan ban sesuai dengan standar pabrikan. Tekanan yang terlalu rendah membuat motor boros bahan bakar dan mudah tergelincir, sedangkan tekanan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan ban cepat aus dan tidak nyaman saat dikendarai.


6. Gunakan Bahan Bakar yang Sesuai


Gunakan bahan bakar dengan angka oktan yang direkomendasikan pabrikan, seperti Pertalite atau Pertamax. Menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai bisa menyebabkan mesin knocking dan memperpendek usia mesin.


7. Panaskan Mesin Sebelum Digunakan


Biasakan memanaskan mesin selama 1–2 menit sebelum digunakan, terutama di pagi hari. Ini membantu oli bersirkulasi sempurna ke seluruh bagian mesin sebelum bekerja keras.


8. Jangan Membebani Motor Secara Berlebihan


Membawa beban terlalu berat akan membebani mesin, merusak suspensi, dan membuat konsumsi bahan bakar meningkat. Gunakan motor sesuai kapasitas muat yang dianjurkan.

Halaman Selanjutnya
img_title