Radiator Mobil Panas? Awas, Kipas Rusak! Ini Tanda dan Cara Deteksinya Agar Tak Kena Turun Mesin!

Ilustrasi - Pengecekan Radiator Mobil
Sumber :
  • freepik/standret

VIVA, BanyumasSistem pendingin mesin adalah jantung dari kesehatan mobil Anda, dan Radiator Mobil memegang peran sentral dalam menjaga suhu mesin tetap optimal.

Service Radiator Mobil Bisa Semahal Ini? Ini Rincian Biaya Asli yang Jarang Diketahui Pemilik Kendaraan

Di dalam sistem ini, kipas radiator mobil berfungsi vital untuk membantu proses pendinginan, terutama saat mobil berhenti atau bergerak lambat.

Ketika kipas radiator mobil ini rusak, berbagai masalah serius dapat timbul, mengancam performa dan umur mesin kendaraan Anda.

Jangan Sepelekan! Kotoran di Radiator Bisa Bikin Mobil Mogok? Ini Solusinya!

Kipas Radiator Mobil berperan mengalirkan udara melalui sirip-sirip radiator untuk membuang panas dari cairan pendingin (coolant).

Jika kipas tidak berfungsi dengan baik, suhu mesin akan meningkat drastis, berpotensi menyebabkan overheat yang bisa berujung pada kerusakan mesin yang fatal.

Radiator Bocor, Mobil Overheat, AC Panas: Semua Karena 1 Kesalahan Fatal yang Sering Dianggap Sepele, Ini Penyebabnya!

Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik mobil untuk memahami penyebab kerusakan kipas radiator agar dapat melakukan pencegahan dan perbaikan yang tepat waktu.

Penyebab Umum Kerusakan Kipas Radiator Mobil

Ada beberapa faktor yang seringkali menjadi pemicu kerusakan pada kipas Radiator Mobil:

1. Motor Kipas Rusak

Kipas radiator modern umumnya digerakkan oleh motor listrik. Seiring waktu, motor ini bisa mengalami keausan, korsleting, atau kerusakan pada komponen internalnya seperti sikat karbon atau lilitan tembaga.

Jika motor kipas lemah atau mati, kipas tidak akan berputar atau putarannya tidak optimal, menyebabkan pendinginan tidak maksimal.

2. Sekring Putus atau Relay Rusak

Sistem kelistrikan kipas radiator dilindungi oleh sekring dan diatur oleh relay. Sekring yang putus akan memutus aliran listrik ke kipas, menghentikan kerjanya.

Sementara itu, relay yang rusak dapat menyebabkan kipas tidak mendapatkan sinyal untuk menyala atau bahkan menyala terus-menerus tanpa henti.

Pemeriksaan pada kedua komponen ini seringkali menjadi langkah awal dalam mendiagnosis masalah kipas.

3. Sensor Suhu Bermasalah

Kipas radiator otomatis bekerja berdasarkan sinyal dari sensor suhu mesin. Jika sensor ini rusak atau tidak akurat, ia tidak akan mengirimkan informasi suhu yang benar ke Electronic Control Unit (ECU) mobil.

Akibatnya, ECU tidak dapat memerintahkan kipas untuk berputar pada waktu yang tepat atau dengan kecepatan yang sesuai, menyebabkan mesin tetap panas.

Halaman Selanjutnya
img_title