Gen Z dan Tantangan Finansial: Kenapa Mobil Bekas Bisa Jadi Pilihan Cerdas?

Ilustrasi mobil bekas
Sumber :
  • Pixabay

VIVA, Banyumas – Di tengah gempuran inflasi, lapangan kerja yang semakin kompetitif, serta realita UMR yang kerap tak sebanding dengan biaya hidup, banyak anak muda—khususnya Gen Z—merasakan sulitnya mencapai kestabilan finansial dalam waktu singkat. Bagi yang baru merintis karier, membeli mobil baru terasa seperti mimpi yang terlalu jauh. Tapi di sisi lain, mobilitas tetap penting: untuk kerja, bisnis, atau sekadar kebutuhan keluarga.

Parkir Sembarangan Saat Haul Solo, Mobil Pelat Luar Kota Ini Malah Digembok!

Inilah kenapa mobil bekas menjadi opsi menarik bagi banyak Gen Z yang ingin tetap produktif tanpa harus membobol tabungan atau terjebak cicilan panjang.

Namun sebelum buru-buru membeli, penting untuk memahami pertimbangan penting agar tidak justru merugi. Berikut hal-hal yang wajib diperhatikan saat membeli mobil bekas:

Proyek Rp 3,5 Miliar Jembatan Banyuputih Pendosawalan Jepara Diperlebar Warga Bisa Lewat Mobil Akhir Tahun

1. Sesuaikan dengan Kondisi Keuanganmu

Mobil bekas memang lebih murah, tapi bukan berarti bebas beban. Hitung total biaya yang harus disiapkan, mulai dari harga mobil, pajak tahunan, biaya balik nama, servis awal, hingga asuransi. Jangan lupa sisihkan dana darurat untuk perbaikan tak terduga.

Mobil Lexus RX300 Mogok Usai Isi Pertamax, Begini Tanggapan Pertamina

2. Telusuri Riwayat Kendaraan

Pastikan mobil tersebut punya riwayat servis yang jelas, tidak pernah mengalami tabrakan besar atau terendam banjir. Kamu bisa minta bukti servis berkala atau menggunakan jasa inspeksi mobil seperti OTOspector atau Carsome.

3. Periksa Kondisi Fisik dan Mesin

Jangan terkecoh tampilan luar yang kinclong. Perhatikan detail seperti:

  • Ada goresan atau bekas dempul?
  • Interior masih layak dan semua fitur berfungsi?

Mesin tidak berasap, suara halus, dan tidak boros oli? Test drive sangat disarankan agar kamu bisa merasakan performa langsung.

4. Cek Nomor Rangka dan Mesin

Pastikan nomor rangka dan nomor mesin cocok dengan yang tertera di STNK dan BPKB. Ini penting untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari.

5. Pastikan Keaslian Dokumen

Jangan mau beli mobil tanpa:

  • STNK asli
  • BPKB asli (bukan salinan)

Bukti pajak terakhir Kalau bisa, minta surat pernyataan jual beli bermaterai, apalagi kalau beli dari perorangan.

6. Ketahui Riwayat Kepemilikan

Mobil bekas dari pemilik langsung biasanya lebih terawat daripada mobil ex-rental atau ex-leasing. Tapi kalau harganya jauh lebih murah, pastikan kamu siap dengan segala risikonya.

Halaman Selanjutnya
img_title