Festival Tunas Bahasa Ibu
Festival Tunas Bahasa Ibu 2025: Ratusan Siswa Banjarnegara Unjuk Kebolehan Berbahasa Jawa
news
5 bulan lalu
Perlombaan Festival Tunas Bahasa Ibu 2025: Ratusan Siswa Banjarnegara Unjuk Kebolehan Berbahasa Jawa Para juara dari cabang lomba FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah
Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) di Kabupaten Banyumas, Sebanyak 378 Siswa-Siswi SD Ikut Serta
news
5 bulan lalu
Telah dilakukan Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) di Kabupaten Banyumas, Sebanyak 378 Siswa-Siswi jenjang SD Ikut Serta dalam beberapa perlombaan berbahasa daerah
Festival Tunas Bahasa Ibu atau FTBI 2025 Dibuka oleh Bupati Fahmi, dalam lomba ini bisa dikatakan sebagai Wadah Menjaga Budaya Daerah, Terkhusus Bahasa Jawa
Inilah momen Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Purbalingga 2025, Diikuti 428 Siswa meliputi dari sekolah SMP negeri maupun swasta se-Purbalingga.
Terpopuler
Selengkapnya
Terpopuler VIVA
Rachmat Gobel: Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih Tak Sejalan Upaya Penguatan Industri Nasional
Berita
22 Feb 2026
Sebelumnya diberitakan rencana pengadaan sekitar 105 ribu kendaraan niaga dari India, untuk mendukung transportasi logistik Kopdes Merah Putih senilai Rp 24,66 triliun.
DPR: Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih Kontras dengan Komitmen Prabowo
Berita
22 Feb 2026
DPR mempertanyakan rencana impor 105 ribu mobil pikap dari India karena Prabowo bahkan sudah menyiapkan anggaran untuk produksi kendaraan buatan lokal.
Terpopuler: Kisah 5 Pemain Naturalisasi Indonesia yang Mualaf dan Puasa, STY Bicara Masa Depan Timnas Indonesia
Bola
22 Feb 2026
Rangkuman berita terpopuler VIVA 21 Februari 2026: Skandal naturalisasi Timnas Malaysia, pesan hangat Shin Tae-yong untuk John Herdman, hingga kisah religi Hugo Ekitike
Nasib Eks Kapolres Bima AKBP Didik: Sudah Dipecat, Kini Bisa Dihukum Mati Buntut Kasus Narkoba
Berita
22 Feb 2026
Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro kini menghadapi ancaman hukuman paling berat dalam perkara narkoba yang menjeratnya, yaitu pidana mati.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia menghormati politik dalam negeri AS, serta siap menghadapi berbagai kemungkinan pasca MA AS batalkan kebijakan tarif Trump.
Selengkapnya
Viva Partner Network
Selengkapnya
Isu Terkini
Pilihan Redaksi