Lapas Klaten Digeledah Dini Hari, Petugas Temukan Puluhan Barang Terlarang di Sel Tahanan
- instagram @lapas_klaten
Razia gabungan di Lapas Klaten dini hari menyita puluhan barang terlarang. Meski tak ditemukan narkoba atau ponsel ilegal, pengawasan diperketat demi keamanan dan ketertiban lapas
Viva, Banyumas - Situasi di Lapas Kelas IIB Klaten mendadak sibuk saat petugas gabungan dari Lapas, Polres Klaten, dan Kodim 0723/Klaten melakukan razia dini hari, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini digelar sebagai upaya menciptakan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan alat komunikasi ilegal.
Razia dimulai dengan apel malam di halaman lapas, dilanjutkan penyisiran setiap blok dan kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Tepat pukul 00.00 WIB, tim gabungan mulai bergerak menyisir seluruh ruangan.
Sebanyak 335 WBP diperiksa secara menyeluruh, baik barang pribadi maupun kondisi sel masing-masing. Dikutip dari laman Instagram Lapas Klaten, Meski tidak ditemukan narkoba ataupun handphone ilegal, tim berhasil mengamankan puluhan barang yang melanggar aturan hunian.
Barang-barang tersebut antara lain gunting, pinset, cutter, korek api, sendok besi, gelas kaca, serta pisau cukur.
Beberapa benda berpotensi disalahgunakan sehingga harus disita untuk keamanan. Selain itu, ditemukan pula kartu remi, music box, dan potongan kawat yang juga tidak diizinkan berada di dalam kamar tahanan.
Barang-barang tersebut langsung diamankan petugas untuk dilakukan pendataan dan pemusnahan sesuai prosedur.
Razia malam itu juga disertai dengan tes urine acak terhadap sejumlah WBP, guna memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel negatif narkoba, menandakan pengawasan di Lapas Klaten berjalan efektif.
Kepala Lapas Kelas IIB Klaten, Andik Dwi Saputro, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM RI.
Tujuannya adalah meningkatkan keamanan dan ketertiban, sekaligus mencegah potensi peredaran narkoba dan penggunaan alat komunikasi terlarang. Razia dilakukan dengan pendekatan humanis namun tegas, tanpa mengganggu hak-hak dasar WBP.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh petugas TNI dan Polri bersinergi menjaga situasi tetap kondusif. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Klaten untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari halinar (handphone, narkoba, dan barang berbahaya).