Nggak Cuma Ngobrol Biasa! Ini Jenis Percakapan yang Bikin Kamu Makin Dekat dan Nyambung Sama Anak

Percakapan dengan anak
Sumber :
  • Freepik

Viva, Banyumas – Pernah nggak kamu merasa hubungan dengan anak-anak, entah itu adik, keponakan, atau bahkan anak sendiri, terasa kaku? Mereka berbicara, tapi hanya tentang sekolah dan makanan favorit.

Kasus Mengejutkan di Batang! Pria 39 Tahun Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Anak Calon Istri

Padahal, di balik wajah polos mereka, ada kisah yang tidak akan terungkap jika Anda hanya bertanya ala kadarnya.

Di zaman internet saat ini, anak-anak lebih sering berbicara melalui internet daripada dengan orang terdekat mereka.

Anak SMP Boyolali Dilecehkan Kakek Tiri, Terkuak Oleh Guru Temukann Luka Sayatan di Tangan Korban

Jadi, untuk benar-benar memahami mereka, Anda harus melakukan percakapan yang tepat. Ini bukan tentang interogasi; itu lebih tentang berbicara dengan orang-orang sehingga mereka dapat menjadi lebih terbuka.

Berikut ini tips agar percakapan dengan anak itu menjadi berkesan dan berkualitas.

Pertemuan Sejumlah Pemimpin Negara, Presiden Amerika Serikat Puji Pidato Presiden Prabowo

1. Tanya Perasaan, Bukan Sekadar Aktivitas

Biasanya kita bertanya, "Ngapain hari ini di sekolah?" dan mengharapkan jawaban yang mendalam, tetapi biasanya anak-anak hanya menjawab, "Biasa aja."

Coba ubah pertanyaan Anda dengan bertanya, "Apa momen yang membuatmu senang atau sebel hari ini?" Pertanyaan ini membuat mereka berpikir tentang perasaan mereka.

Ini penting karena anak-anak harus belajar mengenali perasaan mereka juga. Mereka yang terbiasa dengan cerita akan lebih mampu memproses peristiwa dalam hidup mereka.

2. Berbicara Topik yang Disukai Anak

Di era digital ini banyak hal yang menarik yang kadang-kadang terdengar lucu bagi kita. Baik game online maupun teori konspirasi di TikTok dapat memicu diskusi yang lebih dalam.

Coba tunjukkan ketertarikan kamu. Dia bertanya, "Serius? "Kok bisa gitu?" adalah metode yang jauh lebih efektif daripada langsung membuat kesimpulan.

Anak-anak akan merasa dihargai dan lebih terbuka saat kamu masuk ke dunia mereka.

3. Diskusi Pilihan dan Konsekuensi

Satu di antara untuk memahami mereka berpikir adalah mengajak mereka untuk berbicara tentang keputusan mereka, apa pun itu.

Sebagai contoh, "Mengapa Anda memilih ini, bukan yang itu?"Namun, harap diingat bahwa ceramah tidak boleh diakhiri. Fokusnya adalah menggali alasan dan cara berpikir mereka.

Dengan cara ini, kamu dapat memahami prioritas dan nilai mereka.

4. Bahas Mimpi dan Ketakutan Mereka

Halaman Selanjutnya
img_title