Mengapa Metode Pembelajaran Lama Mulai Ditinggalkan dan Digantikan Pendekatan Baru yang Lebih Relevan Zaman
- Pixabay
6. Metode “Satu untuk Semua” (One Size Fits All)
Tidak semua siswa memiliki gaya belajar dan minat yang sama. Penerapan satu metode pembelajaran untuk semua siswa justru dapat menghambat potensi mereka. Pendidikan yang baik harus memberikan ruang diferensiasi, di mana siswa dibimbing sesuai bakat, minat, dan kebutuhan belajarnya.
7. Ujian Tertulis sebagai Satu Satunya Penilaian
Kemampuan siswa tidak bisa diukur hanya melalui ujian tertulis. Aspek-aspek seperti kreativitas, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kejujuran juga penting untuk diperhatikan. Penilaian yang lebih holistik membantu menggambarkan potensi siswa secara lebih menyeluruh.
Pendidikan adalah ruang yang terus bergerak. Perubahan zaman menuntut metode pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan berpihak pada siswa. Metode-metode lama tidak serta-merta salah, namun dunia pendidikan harus terus berkembang agar tetap relevan dan bermakna bagi generasi masa depan.