Unik! Pencuri AC Dimaafkan dan Diberi Santunan oleh Korban, Tangis Pecah Saat Mediasi di Banyuwangi
Senin, 9 Juni 2025 - 13:23 WIB
Sumber :
- pexel @athena
Kepolisian menyatakan, pengakuan jujur dari pelaku dan kesediaannya untuk berubah menjadi pertimbangan penting.
Baca Juga
Menurut Junaidi, sikap pelaku yang mengakui kesalahan dan tangis tulus yang ditunjukkannya menunjukkan tanda pertobatan.
“Mudah-mudahan dengan dibina, bukan dihukum, ia bisa berubah. Kadang, yang dibutuhkan bukan hukuman, tapi sentuhan hati,” ujarnya.
Keputusan Edi Prayitno menjadi pelajaran berharga bahwa empati dan kemanusiaan masih hidup dalam masyarakat.
Meski kehilangan barang, ia memilih mengedepankan kemanusiaan daripada menambah beban hukum bagi seseorang yang mungkin hanya terdesak oleh kesulitan ekonomi. Sebuah pesan kuat bahwa terkadang, kasih sayang bisa lebih mengubah seseorang dibandingkan hukuman.