Penemuan Korban Longsor Tambang PT Freeport Kondisi Meninggal, Salah Satunya Warga Cilacap

Korban Longsor Tambang PT Freeport
Sumber :
  • Tangkapan layar/Instagram @infobanyumas

Viva, Banyumas – Perkembangan kejadian yang membahayakan dua karyawan PT Freeport Indonesia yang terjebak sejak Senin (8/9) lalu di area tambang bawah tanah di Tembagapura, Mimika, Papua Tengah ditemukan.

Buku Hilang, Pojok Baca Sepi: Program Literasi Cilacap Mulai Gagal Fungsi

Namun, kabar duka diterima jika keduanya meninggal dunia.

Kepolisian sudah mengidentifikasi dua korban tersebut.

Rakor POK Cilacap Ungkap Fakta Menarik di Balik Capaian Anggaran dan Strategi Kejar Target Akhir Tahun

Sementara, lima orang karyawan lainnya yang belum ditemukan masih terus dicari.

Dalam keterangan tertulis PT Freeport Indonesia pada Sabtu (20/09), dua jenazah ditemukan sekitar pukul 08.45 Waktu Indonesia Timur (WIT).

Dana Insentif Desa Dihapus! Desa Desa di Cilacap Terancam Kehilangan Anggaran Penting Tahun Ini

Secara terpisah, Kepolisian Resor Mimika dilaporkan telah berhasil mengidentifikasi kedua jenazah.

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman berujar, dua jenazah itu adalah Irawan (47) asal Cilacap dan Wigih Hartono (37) asal Tulungagung.

"Saat ini jenazah sedang proses identifikasi atau visum dan disalatkan kemudian hari ini juga, akan langsung diterbangkan ke rumah duka masing-masing," papar Billyandha pada Sabtu (20/09).

Keduanya ditemukan tertimbun longsoran lumpur basah atau wet muck.