Fenomena Langka! Malam 1 Suro 2025 Tepat di Jumat Kliwon: Malam Paling Kramat Menurut Tradisi Jawa dan Islam

Malam Satu Suro
Sumber :
  • Ilustrasi - pixabay/pixels

VIVA, BanyumasMalam Satu Suro, sebuah penanggalan yang selalu dinanti, seringkali memunculkan berbagai pertanyaan dan mitos.

Wabup Purbalingga Ungkap 7 Aksi Nyata Bela Negara 2025, Nomor 3 Paling Menginspirasi!

Tahun 2025 ini, Malam Satu Suro akan jatuh tepat pada malam Jumat Kliwon, sebuah kombinasi yang dianggap sangat istimewa dan penuh makna dalam tradisi Jawa.

Lalu, ada apa sebenarnya di balik perpaduan unik ini, dan bagaimana kita sebaiknya menyikapinya?

testing tagging ah

Malam Satu Suro atau 1 Muharam pada tahun 2025 ini akan bertepatan dengan tanggal 27 Juni, yaitu malam Jumat Kliwon.

Kombinasi langka ini, antara malam satu Suro, hari Jumat, dan pasaran Kliwon, menciptakan sebuah peristiwa yang diyakini membawa energi spiritual luar biasa bagi banyak masyarakat Jawa.

Geger! 4 Weton Perlindungan Batin Jarang Diketahui, Terhindar dari Marabahaya

Perpaduan Spiritualitas Jawa dan Islam

Malam Jumat dikenal dalam tradisi Islam sebagai malam yang penuh berkah dan doa.

Di sisi lain, hari Kliwon dalam pasaran Jawa sering dianggap sebagai waktu di mana batas antara dunia nyata dan gaib menjadi lebih tipis.

Perpaduan ini menciptakan keyakinan bahwa pintu-pintu alam gaib lebih mudah diakses, menjadikan malam ini waktu yang tepat untuk berkomunikasi dengan leluhur atau mencari petunjuk spiritual.

Beberapa literatur Jawa kuno seperti Serat Centini dan Serat Wedatama juga mengungkap malam-malam tertentu yang cocok untuk ritual dan meditasi, termasuk malam Jumat Kliwon.

Tidak heran jika banyak orang membawa sesajen sebagai bentuk persembahan kepada leluhur atau melakukan ziarah ke tempat-tempat yang dianggap sakral.

Tradisi dan Ritual Malam Satu Suro di Gunung Lawu

Salah satu tempat yang sering menjadi tujuan ritual Malam Satu Suro adalah Gunung Lawu.

Gunung ini terkenal angker namun istimewa, populer di kalangan masyarakat yang menekuni dunia spiritual.

Legenda Prabu Brawijaya, raja terakhir Majapahit yang menghilang secara misterius di Gunung Lawu, menambah kekeramatan tempat ini.

Banyak yang percaya jiwa Prabu Brawijaya masih menjaga gunung ini, dan pendakian pada Malam Satu Suro adalah cara untuk menghormati arwah leluhur yang diyakini bersemayam di sana.

Setibanya di puncak, para peziarah biasanya berdoa, bermeditasi, atau bahkan melakukan kungkum di mata air untuk membersihkan diri secara spiritual.

Halaman Selanjutnya
img_title