Sekolah Rakyat Banjarnegara Diresmikan, Dukung Pendidikan Inklusif bagi Anak Kurang Mampu

Launching Sekolah Rakyat Banjarnegara.
Sumber :
  • banjarnegarakab.go.id

Viva Banyumas – Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, bersama Wakil Bupati Wakhid Jumali, secara resmi meresmikan Sekolah Rakyat dan membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa Rakyat Menengah Pertama 27 Banjarnegara.

CCTV Rekam Aksi Curanmor di Masjid Annur Banjarnegara, Pelaku Beraksi Saat Salat Jumat

Acara peresmian yang berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarnegara pada Jumat, 15 Agustus 2025, turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Melalui pendirian Sekolah Rakyat ini, diharapkan akses pendidikan berkualitas dapat dinikmati secara gratis, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Warga Antusias Ikuti Ngopi Bareng Satlantas Banjarnegara, Ini yang Dibahas

Dalam sambutannya, Bupati Amalia menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong sinergi yang solid antara kementerian dan pemerintah daerah untuk menanggulangi kemiskinan, salah satunya melalui pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan.

Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan hanya lembaga pendidikan formal, tetapi juga menjadi tempat untuk menimba ilmu, membentuk karakter, dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Razia Senyap di Rutan Banjarnegara: Petugas Amankan Barang Mencurigakan dari Kamar Tahanan

“Di sini, kita akan belajar bersama, berbagi pengalaman, dan saling mendukung dalam meraih mimpi-mimpi dan cita-cita,” kata Bupati Amalia kepada para siswa dilansir dari Banjarnegarakab.go.id, Selasa, 19 Agustus 2025.

Ia berharap semua siswa Sekolah Rakyat bisa memanfaatkan setiap momen di sekolah ini dengan sebaik-baiknya dan menjadikan sekolah tersebut sebagai rumah kedua, tempat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas untuk mewujudkan generasi emas pada Tahun 2045.

Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan staf pengajar atas dedikasi dan komitmen yang telah diberikan. 

“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan, dan inspiratif bagi seluruh siswa,” lanjutnya.

Plt Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Banjarnegara Aditya Agus Satria menambahkan, Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Banjarnegara dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretaris Jenderal Kemensos RI Nomor 1824 /1/DL.03 /2025 tanggal 30 Mei 2025 perihal Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Akademik 2025 /2026.

Ia mengatakan jika Kabupaten Banjarnegara ditetapkan sebagai salah satu lokasi sekolah rakyat Tahap I B dari 37 lokasi sekolah rakyat yang ditetapkan dengan jumlah 3 rombongan belajar dengan jumlah siswa 75 anak.

“Kabupaten Banjarnegara ini merupakan 100 titik lokasi pertama Sekolah Rakyat yang ditetapkan tahun 2025,”ujarnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title