Pemulihan Kerusakan Bangunan di Jateng Usai Demo Segera Dilakukan, Gubernur Pastikan Kondisi Aman dan Kondusif

Pemprov Jateng Percepat Recovery Bangunan Rusak Usai Demo
Sumber :
  • ANTARA/Kutnadi

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan pemulihan kerusakan akibat demo segera dilakukan. Ia memastikan kondisi kondusif, hukum ditegakkan, dan pelayanan publik tetap berjalan.

Rp531 Juta! Bongkaran Gedung Pemkot Pekalongan yang Hancur Akibat Demo Siap Dilelang, Siapa Berminat

VIVA, Banyumas – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan langkah cepat dalam melakukan pemulihan kerusakan bangunan dan prasarana yang terdampak aksi demonstrasi di sejumlah kabupaten/kota pada Sabtu (30/8/2025).

Upaya recovery ini menjadi prioritas agar pelayanan publik tetap berjalan optimal dan masyarakat tidak terganggu.

Dana Transfer Jawa Tengah Dipotong Rp12 Triliun dari Pusat, Gubernur Luthfi: Tak Perlu Khawatir

"Pelayanan masyarakat masih berjalan normal, tinggal kita melakukan recovery pada beberapa bangunan seperti di wilayah Kota Pekalongan. Kita memastikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dilansir dari ANTARA pada Selasa (2/9/2025).

Dalam keterangannya, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan bahwa Jawa Tengah adalah “rumah bersama” yang harus dijaga agar tetap kondusif.

Mimpi Besar Ahmad Luthfi: Lahirkan Lulusan Jateng yang Siap Masuk Kampus Dunia Lewat Sekolah Garuda

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keamanan di wilayah Jateng karena provinsi ini dianggap sebagai barometer keamanan nasional.

"Semuanya harus kondusif bahwa Jawa Tengah adalah barometer keamanan nasional yang harus dijaga bersama-sama," ujarnya.

Selain itu, modal utama masyarakat Jawa Tengah adalah kerukunan, kebersamaan, dan toleransi. Hal ini menurutnya menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah.

"Oleh karena itu, bagi perusuh maka harus sama di mata hukum sehingga harus dilakukan tegas apalagi melakukan tindak pidana. Jadi tidak ada tawar menawar karena hukum harus ditegakkan," tegasnya.

Mantan Kapolda Jateng ini juga mengingatkan masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan bersama.

Menurutnya, menciptakan situasi aman bukan hanya tugas aparat, melainkan juga tanggung jawab seluruh warga.

"Jadi menjaga Jawa Tengah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat maupun pemerintah saja melainkan masyarakat juga perlu handarbani (memiliki) menciptakan situasi yang lebih aman," kata Gubernur.

Saat berkunjung ke Kota Pekalongan, ia memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan. Meski sebagian kantor pelayanan mengalami kerusakan, pemerintah daerah telah menyiapkan solusi dengan mengalihkan aktivitas pegawai ke lokasi lain.

"Hari ini kita melakukan pengecekan untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan normal sebagaimana biasa," katanya.

Gubernur menambahkan bahwa kondisi di Kota Pekalongan saat ini sudah kondusif. Pemerintah terus mempercepat pemulihan, termasuk memperbaiki bangunan yang rusak.

Halaman Selanjutnya
img_title