Hotman Paris: Saya Hanya Perlu 10 Menit untuk Bebaskan Nadiem Makarim dari Status Tersangka

Hotman Paris dampingi Nadiem Makarim hadapi kasus hukum
Sumber :
  • instagram @hotmanparisofficial

Hotman Paris bela Nadiem Makarim dalam kasus korupsi laptop Rp1,98 triliun. Ia klaim hanya butuh 10 menit untuk membuktikan mantan Mendikbud itu tidak bersalah

Nadiem Makarim Kembali Ditahan Kejagung soal Kasus Laptop Chromebook, Usai Jalani Operasi Ambeien

Viva, Banyumas - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali membuat publik heboh dengan pernyataannya. Ia menyatakan siap membuktikan bahwa klien barunya, Nadiem Makarim, tidak bersalah hanya dalam waktu sepuluh menit. N

adiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang juga dikenal sebagai pendiri aplikasi Gojek, sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop senilai Rp1,98 triliun.

Kasus Korupsi PLTU 1 Kalbar: Adik Jusuf Kalla dan Eks Bos PLN Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 1,3 Triliun

Penetapan status tersangka itu diikuti dengan langkah penahanan oleh aparat penegak hukum. Kasus ini menarik perhatian luas karena melibatkan proyek besar yang dikaitkan dengan dunia pendidikan. Publik pun ramai memperbincangkan sosok Nadiem yang selama ini dikenal sebagai figur muda berprestasi.

Namun, tudingan korupsi yang menjeratnya menimbulkan berbagai spekulasi dan opini di masyarakat. Dilansir dari laman Instagram pribadinya, Hotman Paris mengaku tidak rela jika Nadiem diperlakukan tidak adil dalam proses hukum.

Usai Kasus CSA, Kejari Cilacap Tetapkan Mantan Direktur Percetakan Grafika Tersangka Korupsi

Menurutnya, ada sejumlah fakta yang menunjukkan bahwa penetapan status tersangka tersebut terlalu tergesa-gesa. Dengan gaya khasnya yang penuh percaya diri, ia mengatakan hanya membutuhkan waktu sepuluh menit untuk membeberkan bukti yang mampu menggugurkan tuduhan tersebut. Pernyataan itu sontak memicu reaksi beragam.

Ada yang menilai Hotman terlalu percaya diri, namun banyak pula yang menunggu langkah nyata dari pengacara yang memang dikenal sebagai “juruselamat” para pesohor tanah air. Kehadirannya dalam kasus ini dipandang bisa memberikan dinamika baru, baik dari sisi strategi hukum maupun opini publik.

Di sisi lain, aparat penegak hukum menegaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup. Proses penyidikan disebut tetap berjalan sesuai aturan, dan pihak berwenang tidak terpengaruh oleh opini publik maupun pernyataan kuasa hukum. Situasi ini membuat kasus Nadiem Makarim semakin menjadi sorotan.

Publik menunggu apakah klaim Hotman Paris benar-benar bisa dibuktikan di meja hijau, atau justru sekadar retorika untuk membela nama baik kliennya. Meski demikian, tidak sedikit yang berharap agar kasus ini diungkap secara transparan agar keadilan bisa ditegakkan. Jika Nadiem benar tidak bersalah, maka proses hukum seharusnya bisa membebaskannya.

 Sebaliknya, jika terbukti bersalah, ia tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pernyataan Hotman Paris menjadi penanda bahwa drama hukum ini masih jauh dari selesai. Publik pun menantikan langkah selanjutnya, apakah benar dalam sepuluh menit sang pengacara bisa membalik keadaan atau justru kasus ini akan semakin berlarut.