Luruskan Janji Kampanye, Ini Respons Langsung Bupati Purbalingga ke Massa

Respons Langsung Bupati Purbalingga ke Pendemo
Sumber :
  • Tangkapan layar/Instagram @fahmihnf

Tanggapan Bupati Purbalingga Usai Aksi Unjuk Rasa Beberapa Gugatan oleh Massa

Kapolres dan Dandim Purbalingga Satu Panggung, Ajak Pemuda Jadi Pemimpin Berkarakter

Viva, Banyumas – Inilah tanggapan Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif usai massa melakukan aksi unjuk rasa.

Aksi unjuk rasa yang digelar Forum Purbalingga Bersatu berlangsung pada Senin (29/9/2025) di Kompleks Alun-alun Purbalingga.

Jangan Lewatkan! Festival Kentongan Purbalingga 2025 Siap Hibur Warga dengan Irama dan Warna Lokal di 12 Oktober 2025

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati, Dimas Prasetyahani menemui peserta aksi.

Aksi massa menyuarakan sejumlah tuntutan dan kekecewaan terkait progres realisasi janji kampanye Bupati Fahmi-Dimas. 

Air Sungai Soso Jadi Kuburan Ikan: Terkuak Jejak Limbah dari Drum Misterius di Purbalingga

Beberapa gugatan yang disampaikan antara lain progres realisasi slogan "Alus Dalane Kepenak Ngodene", penciptaan 10.000 lapangan kerja baru, program satu desa satu mobil operasional, dana bergulir Rp1 juta per RT dan lain sebagainya.

Mereka juga menyampaikan keluhan agar pemerintah daerah membatalkan kenaikan PBB-P2.

Peserta juga meminta pengusutan dugaan pungli proyek fisik oleh oknum serta evaluasi terhadap Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD).

Dalam unggahan di akun Instagram @fahmihnf beri tanggapan aspirasi yang disampaikan massa akan siap ditindaklanjuti.

"Setiap masukan dari masyarakat Purbalingga adalah amanah bagi kami," tulis dalam keterangan unggahannya.

Saat massa berkumpul di titik unjuk rasa, Bupati Purbalingga beserta Wakil datang untuk beri respon langsung.

"Hari ini saya bersama Mas Wakil Bupati menerima aspirasi dan tuntutan yang disampaikan teman-teman. Seluruh poin telah kami catat dan kami pastikan akan kami tindaklanjuti sebagai fokus kerja ke depan," imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga terbuka untuk berdiskusi dan berkolaborasi, selalu terbuka bagi setiap ide dan kritik demi kemajuan bersama.

Meski hujan mengguyur, menutup aksi damai dengan suasana hangat, penuh senyum dan jabat tangan, meneguhkan komitmen bersama untuk membangun Purbalingga.