Diskon Gila Mobil Listrik! MG 4 EV Ignite Rp299 Juta: Stok Terbatas, Cuma di Satu Dealer Ini!
- Dealer MG Andalan
VIVA, Banyumas – Mobil listrik semakin menjadi pilihan menarik di Indonesia, dan Morris Garage (MG Motors) berhasil menempatkan MG 4 EV sebagai salah satu tulang punggung penjualannya.
Kesuksesan mobil listrik semakin melesat setelah model ini mulai diproduksi secara lokal di Cikarang, Jawa Barat, sejak awal 2024.
Pemanfaatan fasilitas pabrik SAIC bersama Wuling Motors di Greenland International Industrial Center menjadi bukti komitmen MG terhadap pasar Tanah Air.
Sejak dirakit di dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen, harga MG 4 EV mengalami penurunan signifikan, mencapai ratusan juta rupiah.
Sebelumnya, pada tahun 2023, unit impor utuh (CBU) dari Thailand dibanderol sekitar Rp699,9 juta.
Namun, di awal pengumuman harga resmi rakitan lokal, MG 4 EV tipe Magnify dijual dengan harga Rp433 juta.
Penurunan harga ini semakin diperkuat dengan adanya insentif pemerintah berupa diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen.
Hasilnya, harga MG 4 EV tipe Magnify pada tahun ini menjadi Rp405 juta, sedikit lebih tinggi dari harga tahun lalu yang Rp395 juta setelah diskon PPN.
Varian Baru yang Lebih Terjangkau: MG 4 EV Ignite
Menariknya, menjelang akhir semester kedua tahun ini, varian baru dari crossover bertenaga listrik ini hadir dengan harga yang jauh lebih murah.
Varian tersebut adalah MG 4 Ignite, yang dibanderol hanya Rp299 juta. Ini tentu menjadi kabar baik bagi konsumen yang mencari mobil listrik dengan harga lebih terjangkau.
Namun, ada hal yang perlu dicatat: varian terendah ini hanya tersedia secara eksklusif di dealer MG Andalan dengan jumlah unit yang terbatas.
Unit-unit MG 4 Ignite ini merupakan produksi tahun 2024 yang sebelumnya digunakan untuk KTT G20 Bali.
Penting untuk diketahui, unit ini dijual dalam kondisi baru, bukan bekas.
Performa Sama, Fitur Berbeda
Meskipun harganya lebih murah sekitar Rp100 jutaan dari tipe Magnify, MG 4 Ignite tetap mengusung powertrain yang sama.
Ini berarti tidak ada perbedaan signifikan dalam hal jarak tempuh dan tenaga yang dihasilkan.
Mobil listrik bergaya crossover ini dibekali baterai lithium-iron phosphate 51 kW (kilowatt) dan diklaim memiliki jarak tempuh 425 kilometer berdasarkan pengujian NEDC (New European Driving Cycle).