Ducati Masuk Dunia Motorcross! Desmo 450 MX Cuma 104 Kg, Tenaga 62 HP, dan Punya Aplikasi Khusus X-Link
- Greatbiker
VIVA, Banyumas – Ducati dikenal sebagai salah satu merek sepeda motor paling bergengsi di dunia, yang selama ini identik dengan motor sport berperforma tinggi dan desain ikonik asal Italia.
Namun, kali ini Ducati melakukan gebrakan besar dengan memasuki segmen motorcross lewat produk terbarunya yaitu Ducati Desmo 450 MX.
Ducati Desmo 450 MX ini merupakan motor off road pertama dalam sejarah panjang Ducati, sekaligus sinyal kuat bahwa pabrikan ini serius melebarkan sayap ke dunia motocross profesional.
Langkah Ducati ini tentu menarik perhatian para penggemar otomotif, sebab brand yang selama ini dominan di aspal sirkuit MotoGP kini siap menantang medan berat dan penuh lumpur.
Motor ini akan meluncur resmi di pasar Eropa pada Juni 2025 dan sudah dipastikan akan dijual dengan harga sekitar Rp501 juta, menjadikannya salah satu motorcross premium di kelasnya.
Mesin Canggih dengan Teknologi Balap MotoGP
Salah satu daya tarik utama dari Ducati Desmo 450 MX adalah mesin berteknologi tinggi yang diturunkan langsung dari pengalamannya di ajang MotoGP.
Motor ini dibekali mesin 449,6 cc, satu silinder, dengan sistem katup khas Ducati, yaitu Desmodromic.
Teknologi ini juga digunakan pada motor balap Desmosedici GP yang ditunggangi oleh pembalap ternama seperti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Mesin ini menghasilkan tenaga 62 hp pada 9.400 rpm dan torsi maksimum 39,4 lb-ft pada 7.500 rpm, dengan redline hingga 11.900 rpm.
Angka ini menjadi standar baru di segmen motorcross yang selama ini tidak pernah menyentuh level performa setinggi ini.
Desain Rangka Super Ringan dan Efisien
Selain performa mesin, Ducati juga menghadirkan inovasi besar pada sektor rangka.
Desmo 450 MX menggunakan rangka aluminium perimeter yang hanya terdiri dari 11 komponen—jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan kompetitor yang rata-rata menggunakan lebih dari 20 komponen.
Hasilnya adalah bobot total motor yang sangat ringan, hanya 104,8 kg tanpa cairan.
Keunggulan bobot ini sangat penting dalam motorcross, karena memungkinkan pengendara bermanuver dengan lebih lincah dan efisien di medan berat.
Proses produksinya juga melibatkan teknologi tingkat tinggi seperti pengecoran presisi, pembentukan, dan pengelasan modern, yang memberikan kekuatan struktural tanpa mengorbankan bobot.