PSSI Gandeng Pemprov Jateng Bangkitkan Sepak Bola Berjenjang: Liga 3 dan Liga 4 Jadi Mesin Bintang dari Desa ke Timnas

PSSI Bertemu Pemprov Jateng
Sumber :
  • PSSI

VIVA, Banyumas – PSSI bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah resmi memulai langkah besar membangkitkan kembali semangat perserikatan yang pernah menjadi ruh sepak bola Indonesia.

Kursi Pelatih Patrick Kluivert Goyang, Nama Jesus Casas Mencuat ke Permukaan

Program ini dirancang sebagai gerakan pembinaan sepak bola berjenjang yang dimulai dari tingkat desa, menuju panggung nasional, hingga melahirkan bintang-bintang masa depan untuk Timnas Indonesia.

Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan antara Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, serta jajaran Pemprov Jateng.

Pemprov Jateng Berencana Naikkan Anggaran Rp300 Miliar untuk Guru Lintas Agama

Dalam kesempatan itu, PSSI memaparkan rencana peluncuran Liga 3 dan Liga 4 sebagai amanat dari statuta baru federasi.

Dalam konsep yang disepakati, Liga 4 akan digelar di tingkat Kabupaten/Kota dengan memperebutkan Piala Bupati/Wali Kota.

Patrick Kluivert Ragu Bertahan Usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Ajang ini menjadi panggung bagi talenta sepak bola lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan publik.

Sementara itu, Liga 3 akan dihelat di tingkat provinsi, memperebutkan Piala Gubernur, sebagai pintu menuju kompetisi nasional.

Puncak dari kompetisi berjenjang ini adalah perebutan Piala Presiden, simbol supremasi tertinggi sepak bola Indonesia.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa program ini bukan sekadar turnamen, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan sepak bola nasional.

“Dengan Liga 4 dan Liga 3, kita menanam benih di desa dan kota, lalu memeliharanya hingga tumbuh menjadi bintang nasional. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Jawa Tengah yang telah memberikan dukungan penuh. Jawa Tengah akan menjadi salah satu pionir dalam pembinaan sepak bola berjenjang,” ujar Erick Thohir dalam rilis yang diterima pada Jumat (8/8/2025).

Pemprov Jateng memandang program ini tidak hanya berdampak pada perkembangan olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian lokal.

Pertandingan di berbagai daerah diyakini akan memicu pertumbuhan sektor UMKM, pariwisata, hingga menciptakan lapangan kerja baru.

Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan partisipasi generasi muda dan memperkuat identitas daerah melalui sepak bola.

Dengan dukungan penuh dari Asosiasi Provinsi (Asprov), Asosiasi Kota/Kabupaten (Askot/Askab), dan pemerintah daerah, Jawa Tengah siap menjadi contoh pelaksanaan Liga 3 dan Liga 4 yang ideal, bahkan berpotensi diadopsi provinsi lain di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title