Bisnis Kuliner, Kirk Hammet Kini Berjualan Soto Kuning

Kirk Hammet
Sumber :
  • Metallica.co.com

Banyumas – **Kenaikan Harga Tempe: Dampak dan Solusi di Tengah Gejolak Ekonomi**

Pemkab Magelang Salurkan Bantuan 125 Ekor Ayam untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Tempe, makanan tradisional Indonesia yang kaya akan protein dan terjangkau, belakangan ini menjadi sorotan akibat kenaikan harganya. Sebagai salah satu sumber pangan utama masyarakat, kenaikan harga tempe tidak hanya memengaruhi konsumen, tetapi juga menggambarkan dinamika ekonomi yang lebih luas. Artikel ini akan membahas penyebab, dampak, dan solusi terkait kenaikan harga tempe yang sedang terjadi.

---

Harga DOC Naik, Inflasi September 2025 di Purwokerto dan Cilacap Melejit

### **Penyebab Kenaikan Harga Tempe**

1. **Naiknya Harga Kedelai Impor**  

Menu MBG Dikritik, Ayam Diganti Keripik Tempe di Dapur SPPG Solo

   Tempe terbuat dari kedelai, dan sebagian besar kedelai yang digunakan di Indonesia masih diimpor dari negara-negara seperti Amerika Serikat dan Brasil. Kenaikan harga kedelai di pasar global, dipicu oleh faktor seperti perubahan iklim, kenaikan biaya logistik, dan fluktuasi nilai tukar mata uang, berdampak langsung pada harga tempe di dalam negeri.

2. **Ketergantungan pada Impor**  

   Indonesia masih bergantung pada impor kedelai untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Ketergantungan ini membuat harga tempe rentan terhadap gejolak pasar internasional dan kebijakan perdagangan global.

3. **Kenaikan Biaya Produksi**  

   Selain harga bahan baku, biaya produksi seperti listrik, bahan bakar, dan tenaga kerja juga mengalami kenaikan. Hal ini turut berkontribusi pada peningkatan harga tempe di tingkat produsen.

4. **Dampak Pandemi dan Konflik Global**  

   Pandemi COVID-19 dan konflik geopolitik, seperti perang di Ukraina, telah mengganggu rantai pasokan global. Hal ini menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga komoditas, termasuk kedelai.

---

### **Dampak Kenaikan Harga Tempe**

1. **Beban bagi Masyarakat Menengah ke Bawah**  

   Tempe merupakan sumber protein yang terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah. Kenaikan harganya membuat makanan ini semakin sulit diakses, yang dapat berdampak pada asupan gizi dan kesehatan masyarakat.

2. **Tekanan pada Produsen Kecil**  

   Produsen tempe skala kecil, seperti usaha mikro dan rumahan, menghadapi tekanan besar akibat kenaikan harga kedelai. Banyak dari mereka terpaksa menaikkan harga jual atau bahkan mengurangi produksi.

3. **Inflasi Pangan**  

   Kenaikan harga tempe turut berkontribusi pada inflasi pangan secara keseluruhan. Hal ini dapat memengaruhi daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

Halaman Selanjutnya
img_title