Ahli Pangan Unej Beberkan Titik Kritis Penyebab Keracunan di Program Makan Bergizi Gratis
- Antara
Nurhayati menegaskan, kebersihan penyaji—mulai dari mencuci tangan, penggunaan sarung tangan, hingga penutup kepala—merupakan langkah wajib. “Kelalaian di satu titik kritis saja dapat memicu keracunan dan penyakit bawaan pangan seperti diare atau tipus,” ujarnya.
Kasus terbaru menimpa belasan siswa SDN 05 Sidomekar, Kabupaten Jember, yang diduga keracunan usai menyantap menu MBG pada Jumat (26/9).
Nurhayati berharap seluruh pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan MBG, mulai dari pemilihan bahan, proses masak, penyimpanan, hingga penyajian, benar-benar menjaga higienitas demi mencegah insiden serupa.
Kasus keracunan dalam program makan gratis menjadi alarm penting bagi seluruh penyelenggara layanan pangan.
Dengan pengawasan ketat pada setiap titik kritis—mulai dari bahan baku, proses memasak, hingga penyajian—harapan untuk menghadirkan program gizi yang aman dan menyehatkan bagi siswa dapat terwujud tanpa menimbulkan ancaman kesehatan.