Greenpeace Dituding Salah Info Tambang Nikel, Gubernur Papua Barat: Laut Raja Ampat Masih Jernih!

Gubernur Elisa Kambu tegaskan laut Raja Ampat jernih
Sumber :
  • instagram @elisa.kambu_official

Viva,Banyumas - Video yang diunggah oleh Greenpeace Indonesia baru-baru ini viral dan mengklaim adanya kerusakan lingkungan di Raja Ampat. Namun, klaim tersebut dinilai sebagai salah info yang menyesatkan masyarakat tentang kondisi sebenarnya. Banyak pihak kemudian menyoroti keakuratan video tersebut dalam menggambarkan situasi di kawasan konservasi laut yang terkenal itu.

Dana Transfer Jawa Tengah Dipotong Rp12 Triliun dari Pusat, Gubernur Luthfi: Tak Perlu Khawatir

Menanggapi isu ini, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, secara tegas membantah tudingan yang dibuat oleh Greenpeace. Ia menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak sesuai dengan kondisi lapangan yang sebenarnya. Laut Raja Ampat di sekitar Pulau Gag menurutnya masih jernih dan belum mengalami kerusakan seperti yang disampaikan dalam video viral tersebut.

Gubernur juga menegaskan bahwa klaim Greenpeace merupakan bentuk salah info yang dapat merugikan masyarakat setempat. Ia mengajak semua pihak untuk melihat langsung keadaan laut Raja Ampat yang memang masih jernih dan lestari.

Rp7,8 Triliun Dana Desa Jateng Jadi Sorotan, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Pendampingan Hukum Polisi dan Jaksa

Pernyataan dari Gubernur Papua Barat ini menjadi bukti bahwa fakta di lapangan harus diutamakan sebelum mengambil kesimpulan atas isu lingkungan yang sensitif. Menurut Elisa Kambu, kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT GAG Nikel berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan seperti yang dituduhkan.

Ia menegaskan bahwa laut di sekitar Pulau Gag tetap jernih dan ekosistemnya terjaga dengan baik.

Viral! Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Gaji dan Tunjangan Sebagai Gubernur Rp33 Miliar Per Tahun

"Kami telah melakukan pemantauan langsung, dan hasilnya sangat berbeda dengan narasi yang disebarkan oleh video viral itu," ujar Gubernur Elisa dilansir dari laman Tvonenews pada 9 Juni 2025.

Sejalan dengan pernyataan Gubernur, Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam, juga menguatkan bahwa operasional PT GAG Nikel bukan hanya aman untuk lingkungan, tetapi juga membawa manfaat ekonomi signifikan bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, warga di Raja Ampat sangat bergantung pada keberadaan tambang tersebut karena memberikan lapangan pekerjaan dan mendukung kesejahteraan mereka.

“Mereka tidak ingin tambang ini ditutup karena sumber penghidupan mereka bergantung pada itu,” kata Bupati Orideko.

Meski pemerintah pusat telah mengambil keputusan untuk menghentikan sementara operasi tambang sebagai respons terhadap video tersebut, pemerintah daerah mengajak masyarakat dan publik luas untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi secara menyeluruh.

Halaman Selanjutnya
img_title